BerandaBeranda31 Rumah Terbakar di Alas, 129 Jiwa Terdampak Kini Mengungsi di Rumah...

31 Rumah Terbakar di Alas, 129 Jiwa Terdampak Kini Mengungsi di Rumah Keluarga

Sumbawa Besar (globalfmlombok.com)-

Sebanyak 129 jiwa terdampak kebakaran di Kampung Sawo, Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas pada Minggu (22/3) sekitar pukul 02.00 wita saat ini telah mengungsi dirumah keluarga terdekat. Bantuan logistik pun terus berdatangan untuk membantu meringankan beban keluarga yang terdampak bencana.

“Penyebab kebakaran masih dalam tahap investigasi kepolisian dan saat ini 129 jiwa terdampak mengungsi di rumah keluarga masing-masing,” kata kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Muhammad Nur Hidayat, Minggu (22/3).

Dayat melanjutkan, penanganan awal yang dilakukan saat ini yakni memastikan ketersediaan logistik bagi masyarakat terdampak. Bahkan dari Dinas Sosial (Disos) juga akan mendirikan dapur umum bagi masyarakat setempat agar mereka tidak semakin kesulitan dalam menjalani kehidupan.

“Kita sudah mulai melakukan pendistribusian logistik untuk membantu meringankan beban masyarakat mendirikan dapur umum darurat,” ucapnya.

Sebanyak 31 unit rumah dilalap si jago merah saat api mulai menghanguskan rumah-rumah warga pada Minggu dini hari tersebut.

Bupati Sumbawa Kenang Jasa Danru Pos Damkar Alas Sebagai Pejuang

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, mengenang almarhum M. Solikin, anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan sebagai pejuang.

“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat dan Pemkab Sumbawa,” katanya dengan penuh haru saat melayat kerumah duka di Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Minggu (22/3).

Haji Jarot mengaku, kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Melainkan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan keberanian almarhum dalam menjalankan tugas mulia menyelamatkan masyarakat.

“Almarhum adalah sosok yang berdedikasi tinggi dan tidak pernah gentar menghadapi risiko di lapangan. Gugurnya M. Solikin saat bertugas menjadi bukti nyata pengorbanan seorang pemadam kebakaran yang menjadikan kemanusiaan sebagai panggilan jiwa,” jelasnya.

Bupati juga menyempatkan diri duduk bersama ayah dan keluarga inti almarhum, memberikan dukungan moril sekaligus memastikan perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Sekretaris Daerah, Budi Prasetiyo, yang turut mendampingi, menegaskan bahwa pemerintah akan mengurus seluruh hak almarhum sebagai abdi negara yang gugur dalam tugas, termasuk proses administrasi dan bentuk penghormatan lainnya.

“Kami pastikan semua hak almarhum dipenuhi. Prosesnya akan segera kami tindak lanjuti,” tegasnya. (Ils)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI