BerandaPemerintahanLombok BaratStrategi Tangani Sampah, Kelurahan Dasan Geres Libatkan Pemuda Hasilkan Cuan

Strategi Tangani Sampah, Kelurahan Dasan Geres Libatkan Pemuda Hasilkan Cuan

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, menerapkan strategi penanganan sampah berbasis rumah tangga dengan mengandalkan pemilahan sampah dan pengolahan menjadi kompos. Program ini dirintis dengan melibatkan peran aktif pemuda setempat sebagai penggerak utama pengelolaan sampah di lingkungan.

Lurah Dasan Geres, Umar Syarapudin, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas surat edaran dan instruksi Bupati Lombok Barat terkait kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga. Untuk mendukung kebijakan tersebut, pihak kelurahan menganggarkan pengadaan alat komposter di setiap lingkungan.

“Tahun ini kami anggarkan pengadaan 30 unit alat komposter. Setiap lingkungan mendapatkan dua alat, sehingga sampah organik dari rumah tangga bisa langsung diolah,” ujarnya.

Menurut Umar, warga saat ini sudah mulai memilah sampah plastik dan sampah organik dari rumah. Sampah organik tersebut kemudian diolah menggunakan komposter yang tersedia di masing-masing lingkungan. Dari proses pengolahan tersebut dihasilkan dua jenis pupuk, yakni pupuk padat dan pupuk cair.

“Pupuk ini bisa dimanfaatkan untuk tanaman dan hortikultura di lingkungan. Sekarang warga sudah mulai menanam menggunakan polybag, dan kami dukung dengan komposter,” jelasnya.

Selain penyediaan alat, Kelurahan Dasan Geres juga membentuk tim pengelola sampah yang diberi nama “Jabat Sampah” di tiap lingkungan. Tim ini bertugas mengambil sampah dari rumah tangga dan memastikan sampah yang masuk ke komposter sudah dalam kondisi terpilah.

“Tim Jabat Sampah sudah berjalan di lima lingkungan dari total 10 lingkungan yang ada. Dengan adanya komposter, pengelolaan sampah jadi lebih terarah karena yang masuk memang sampah organik,” imbuh Umar.

Ia menambahkan, sosialisasi pengolahan sampah menjadi pupuk telah dilakukan sejak tahun lalu, khususnya kepada para pemuda. Dari pengolahan tersebut, pemuda setempat bahkan mulai mendapatkan nilai ekonomi tambahan.

“Pupuk yang dihasilkan sudah mulai dijual. Selain itu, kotoran ternak yang dulu dibuang ke sungai atau kebun sekarang dikelola. Pesanan limbah kandang mentah sudah mencapai 500 karung,” ungkapnya.

Limbah kandang tersebut dijual dengan harga Rp25 ribu per karung berisi 25 kilogram. Pembelinya berasal dari pengusaha bunga, pecinta tanaman hias, dan masyarakat umum. Saat ini, pengelolaan sampah dan pupuk di Kelurahan Dasan Geres melibatkan belasan pemuda setempat.

“Ini tidak hanya membantu mengurangi sampah, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi pemuda,” pungkas Umar. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Strategi Tangani Sampah, Kelurahan Dasan Geres Libatkan Pemuda Tangani Sampah Hasilkan Cuan “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI