MATARAM (globalfmlombok.com) – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara menyatakan mayat perempuan yang ditemukan di Pantai Pandanan, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, diduga kuat merupakan perempuan asal Malang yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lombok Utara, Iptu I Komang Wilandra, mengatakan identitas jenazah tersebut mengarah pada seorang perempuan bernama Levi (35), asal Malang.
“Memang ada arahnya ke sana. Namun saat ini masih kami dalami,” ujar Wilandra, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, Levi diketahui bermukim di wilayah Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Korban diduga meninggalkan sepeda motor matik berwarna hitam dengan nomor polisi W 2386 NBG, yang terakhir kali terlihat berada di jalur jalan nasional Dusun Pandanan. Levi dilaporkan hilang sejak sepekan terakhir.
Wilandra menyebutkan, pihak kepolisian tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban karena keluarga tidak memberikan izin.
“Keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi,” katanya.
Selain itu, kepolisian juga mendalami informasi yang menyebutkan bahwa korban semasa hidupnya diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun, dugaan tersebut masih dalam tahap pendalaman.
“Informasi itu masih kami dalami lebih lanjut,” tambahnya.
Wilandra menegaskan, pihaknya masih menunggu arahan dari Kapolres Lombok Utara untuk menyampaikan keterangan lebih lengkap kepada publik.
Sebelumnya, pada Minggu (18/1/2026) pagi, seorang saksi bernama Maimun Supriadi menemukan sesosok jenazah perempuan saat berjalan di sekitar proyek jalan Malaka Hill menuju Pantai Pandanan. Korban ditemukan tergeletak di tepi pantai dalam kondisi mengenakan kaus kaki, dengan tangan kiri yang sudah tidak ada.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan olah TKP. Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu potong pakaian dalam dan satu cincin yang diduga milik korban.
Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar area pantai bersama tim K9 dari Direktorat Samapta Polda NTB untuk mencari kemungkinan adanya barang bukti lainnya. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, kepolisian masih meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan jenazah, kepala dusun, serta kepala desa setempat, guna mengungkap secara jelas peristiwa tersebut. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Mayat Perempuan di Pantai Pandanan Diduga Warga Malang yang Hilang “


