Mataram (globalfmlombok.com) – Komisi IV DPRD NTB turun langsung melakukan peninjauan lapangan terhadap program peningkatan jalan provinsi di Pulau Sumbawa. Dua ruas yang menjadi fokus yakni long segmen Lenangguar–Lunyuk dan ruas Simpang Poto Tano–Seteluk.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, menyampaikan progres pengerjaan long segmen Lenangguar–Lunyuk telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada Mei 2026. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap adendum ketiga dengan batas waktu penyelesaian hingga 20 Mei 2026.
Pekerjaan yang tersisa difokuskan pada tahap akhir, seperti pengaspalan di sejumlah titik, pemasangan tebing pengaman, serta penanganan ruas jalan yang sebelumnya telah dilakukan proses pemotongan (cutting).
“Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Komisi IV juga menyoroti pentingnya ruas Simpang Poto Tano–Seteluk sebagai akses strategis di wilayah Sumbawa Barat. Jalan provinsi ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Sudirsah menegaskan, pembangunan infrastruktur dilakukan berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas daerah, bukan secara tebang pilih. Menurutnya, proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga keseimbangan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah,” katanya.
Hal senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD NTB, Iwan Panjidinata. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur jalan yang memadai tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, termasuk di sektor perdagangan dan pariwisata.
“Ini menjadi harapan masyarakat yang selama ini menginginkan akses jalan yang lebih baik,” ujarnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Komisi IV DPRD NTB Turun Cek Progres Proyek Jalan Provinsi di Pulau Sumbawa “


