BerandaPemerintahanLombok TimurPAD Objek Wisata di Lombok Timur Hanya Capai Rp400 Juta

PAD Objek Wisata di Lombok Timur Hanya Capai Rp400 Juta

Selong (globalfmlombok.com) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada tahun 2025 belum mencapai target yang ditetapkan. Dari target Rp500 juta, realisasi PAD yang berhasil dikumpulkan hanya sebesar Rp400 juta.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim, Samsul Hakim, mengatakan capaian tersebut dipengaruhi terbatasnya jumlah destinasi yang secara langsung dikelola pemerintah daerah. Dari total 183 objek wisata yang ada di Lotim, hanya delapan destinasi yang menjadi fokus pengelolaan PAD oleh Dispar.

Delapan destinasi tersebut meliputi Joben, Timba Nuh, Labuhan Haji, Kerakat, Sembalun Puri Rinjani, Pusuk Sembalun, Kolam Renang Anjani yang dikelola melalui kerja sama dengan desa, Pantai Kura-kura Ekas, serta Bukit Kayangan Labuhan Lombok.

“Target Rp500 juta sebenarnya bisa tercapai. Namun, ada kendala di destinasi Joben yang saat ini masih sepi pengunjung,” ujar Samsul kepada Suara NTB.

Menurutnya, sepinya kunjungan ke Joben dipengaruhi keluhan masyarakat terkait pola pengelolaan dan struktur tarif yang dinilai terlalu mahal. Pengunjung dikenakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp10 ribu, ditambah retribusi Rp5 ribu dan asuransi Rp1 ribu.

“Banyak yang menilai tarif ini terlalu besar sehingga perlu dievaluasi. Berbeda dengan destinasi lain seperti Dewi Anjani dan kolam renang desa yang tidak dikenakan PNBP sehingga tarifnya lebih murah,” jelas Samsul.

Untuk meningkatkan kontribusi PAD ke depan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan langkah strategis dengan mengalihkan pengelolaan kawasan Joben kepada pemerintah daerah. Rencananya, mulai 2026, lahan Joben seluas 25 hektare akan dikontrak oleh Pemda selama 35 tahun dengan nilai Rp35 juta per hektare dan selanjutnya dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Upaya peningkatan terus kami lakukan. Salah satu fokus pada 2026 adalah mengoptimalkan destinasi wisata yang benar-benar potensial dalam menghasilkan PAD,” tegasnya.

Secara keseluruhan, jumlah destinasi wisata di Lombok Timur yang dikelola desa dan pihak swasta mencapai 189 lokasi. Namun, baru tujuh destinasi yang terdaftar dalam aplikasi smart tourism, dan hanya empat di antaranya yang memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD daerah. (*)

 

 

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” PAD Objek Wisata di Lotim Hanya Rp400 Juta “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI