BerandaPemerintahanLombok BaratWarga Pesisir Cemara Lobar Langganan Banjir Rob, Harapkan Pembangunan Tanggul

Warga Pesisir Cemara Lobar Langganan Banjir Rob, Harapkan Pembangunan Tanggul

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Ribuan warga yang bermukim di pesisir Dusun Cemara, Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), menjadi langganan banjir rob. Kondisi tersebut kian memburuk dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya frekuensi banjir rob yang kini terjadi dua hingga tiga kali dalam sebulan.

Kepala Desa Cemara Munawir mengatakan, sebelumnya banjir rob hanya terjadi sekitar sekali dalam setahun dan tidak sampai masuk ke rumah warga. Namun, situasi tersebut kini berubah dan air laut kerap menggenangi permukiman.

“Kalau dulu banjir rob paling setahun sekali dan tidak masuk ke rumah. Tapi sekarang sudah masuk ke permukiman,” ujar Munawir, Sabtu (17/1/2026).

Munawir menjelaskan, banjir rob yang melanda kawasan pesisir tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, aktivitas reklamasi untuk pembangunan dermaga kapal pesiar diduga turut memengaruhi kondisi pesisir. Meski demikian, pihak desa tidak bermaksud menyalahkan pihak tertentu, melainkan berharap adanya solusi konkret.

Ia berharap penanganan banjir rob dapat dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR), terutama dengan membangun tanggul pelindung di sepanjang kawasan pesisir.

“Karena memang harus dibuatkan tanggul. Kami berharap melalui CSR bisa dibangunkan tanggul. Kami bukan menyalahkan siapa-siapa, tetapi paling tidak ada solusi bagi warga,” katanya.

Saat ini, tanggul yang ada di kawasan tersebut sebagian besar dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Panjangnya sekitar 300 meter dengan ketinggian yang terbatas, sehingga belum mampu menahan limpasan air laut saat pasang.

“Walaupun sudah ada tanggul, air laut tetap saja meluap dan naik ke atas tanggul,” ujar Munawir.

Dampak banjir rob dirasakan hampir seluruh warga Dusun Cemara. Berdasarkan data pemerintah desa, jumlah penduduk di wilayah tersebut mencapai lebih dari 1.400 jiwa dengan sekitar 480 kepala keluarga.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah penanganan yang lebih permanen, agar banjir rob tidak terus mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat pesisir. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” PLangganan Banjir Rob, Warga Cemara Lembar Berharap Dibangunkan Tanggul “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI