Praya (globalfmlombok.com) – Ajang Pertamina 6 Hours Endurance diproyeksikan menjadi ikon baru balap mobil nasional sekaligus salah satu kejuaraan balap roda empat paling menantang di Indonesia. Balapan ini akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Mandalika pada 1 Februari 2026.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, balap ketahanan enam jam ini tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga daya tahan, strategi, dan kekompakan tim selama berada di lintasan.
“Balap endurance menuntut daya tahan, strategi matang, serta kekompakan tim dalam menghadapi lintasan balap selama enam jam penuh tanpa jeda,” ujar Priandhi Satria, Minggu (18/1/2026).
Pertamina 6 Hours Endurance akan menjadi ajang balap pembuka di Sirkuit Mandalika pada tahun 2026. Kejuaraan ini melengkapi rangkaian event balap yang sebelumnya rutin digelar di Mandalika, seperti Mandalika Racing Series (MRS), Mandalika Festival of Speed (MFoS), hingga ajang MotoGP yang tahun ini memasuki penyelenggaraan tahun keenam.
Priandhi menjelaskan, balap ketahanan enam jam dirancang untuk menghadirkan tantangan menyeluruh bagi seluruh elemen tim, mulai dari pembalap, kru, hingga mekanik. Seluruh aspek motorsport diuji secara bersamaan dalam durasi balapan yang panjang.
“Bukan hanya pembalap yang harus menjaga konsistensi dan fokus, tetapi juga kru dan mekanik yang dituntut menyiapkan strategi terbaik untuk menuntaskan balapan selama enam jam,” katanya.
Selain faktor kendaraan dan strategi tim, tantangan juga datang dari kondisi lingkungan. Sirkuit Mandalika dikenal memiliki cuaca yang dinamis dan sulit diprediksi. Dalam rentang enam jam balapan, lintasan bisa mengalami perubahan signifikan, mulai dari panas terik hingga hujan yang turun secara tiba-tiba.
Perubahan cuaca tersebut memaksa tim untuk terus menyesuaikan strategi, termasuk pemilihan ban, pengaturan kendaraan, hingga waktu masuk pit. Kesalahan membaca kondisi lintasan dinilai dapat berdampak besar terhadap performa dan hasil balapan.
Tantangan lainnya terletak pada strategi pergantian pembalap, manajemen pit stop, serta penggantian ban. Selama balapan berlangsung, tim diperkirakan melakukan beberapa kali pergantian pembalap dan ban, yang seluruhnya dilakukan di bawah tekanan waktu tinggi.
Dengan kombinasi tantangan cuaca, strategi, ketahanan fisik dan mental, serta manajemen tim, Pertamina 6 Hours Endurance diyakini menjadi ujian sesungguhnya bagi para peserta.
“Endurance race mengajarkan disiplin, strategi, dan kerja tim. Ini bukan hanya balapan cepat, tetapi balapan cerdas. Mandalika sangat ideal untuk itu,” kata Priandhi.
Ajang ini diharapkan tidak hanya memperkaya kalender balap nasional, tetapi juga semakin mengukuhkan Sirkuit Mandalika sebagai pusat motorsport berkelas internasional di Indonesia. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pertamina 6 Hours Endurance, Ikon Baru Sirkuit Mandalika “


