BerandaBerandaDisnakertrans NTB Buka 2.000 Kuota Magang ke Jepang, Pendaftaran Dipastikan Gratis

Disnakertrans NTB Buka 2.000 Kuota Magang ke Jepang, Pendaftaran Dipastikan Gratis

Mataram (globalfmlombok.com) – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan memperoleh kuota 2.000 peserta untuk program pemagangan ke Jepang. Program yang bersumber dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) itu dipastikan tidak dipungut biaya atau gratis bagi peserta.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqan, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pelepasan 50 peserta magang ke Jepang di Islamic Center, Kamis (16/4/2026) petang.

“Jatah program magang untuk Indonesia 45 ribu, NTB insyaallah kebagian 2.000,” ujarnya.

Ia menegaskan, program magang ke Jepang ini berbentuk beasiswa sehingga peserta tidak akan dibebani biaya, baik saat pendaftaran maupun keberangkatan. Meski demikian, mekanisme teknis pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Iya, tidak dipungut biaya. Nanti mekanismenya kita tunggu juknis,” tegasnya.

Disnakertrans NTB juga memastikan akan mengawal pelaksanaan program tersebut dengan melibatkan sejumlah mitra strategis, di antaranya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Bappeda NTB, Brida NTB, Kementerian Agama, hingga pemerintah desa.

Menurut Aidy, program ini juga diarahkan untuk menjangkau calon peserta dari desa-desa, terutama desa dengan kategori miskin.

“Karena ini banyak diatensi untuk calon-calon dari desa, khususnya desa miskin,” katanya.

Program pemagangan ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA atau mereka yang telah menyelesaikan pendidikan setara dan berada pada usia produktif.

Adapun bidang pekerjaan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari sektor kesehatan, industri, distribusi seperti pengemudi, hingga bidang teknologi dan komputer.

“Macam-macam, ada di kesehatan, industri, distribusi seperti driver, hingga teknologi dan komputer. Jadi aneka kompetensi,” jelasnya.

Selain pengalaman kerja, peserta juga akan mendapatkan uang saku yang cukup besar. Besaran yang diterima bergantung pada kemampuan bahasa Jepang peserta.

“Kalau yang memiliki kemampuan bahasa level N2, itu sekitar 120 sampai 250 yen, atau berkisar Rp17 juta hingga Rp25 juta per bulan,” ungkapnya.

Aidy menilai program ini merupakan inovasi dalam skema beasiswa yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga langsung terhubung dengan dunia kerja.

“Ini model inovasi beasiswa. Tidak sekadar kuliah, tetapi bekerja. Sudah dibiayai dan langsung produktif,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Dapat 2.000 Kuota Magang ke Jepang, Disnakertrans NTB Pastikan Pendaftaran Gratis

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI