Giri Menang (globalfmlombok.com) – Seorang pelajar SMA berinisial ADS (18) ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di salah satu perumahan di Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (15/3/2026) dini hari.
Pelajar yang masih duduk di kelas XII di SMAN 9 Mataram ini pertama kali ditemukan keluarga saat hendak dibangunkan untuk sahur. Namun, ADS tidak memberikan respons meskipun pintu kamar telah diketuk berulang kali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ADS terakhir kali terlihat masuk ke kamar pribadinya pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Sejak saat itu, ia tidak lagi terlihat keluar kamar hingga waktu sahur tiba.
Kecurigaan muncul ketika keluarga mencoba membangunkan ADS, tetapi tidak ada jawaban dari dalam kamar. Adik ADS kemudian membuka pintu kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Dalam kondisi panik, keluarga segera menghubungi paman korban berinisial DS untuk membantu menurunkan jenazah sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Yang jelas saya ditelepon oleh ibunya menginformasikan kejadian ini dan diminta datang ke rumah. Akhirnya kami datang dan ternyata ADS sudah meninggal,” ujar DS.
Selanjutnya sekitar pukul 06.30 Wita, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans dari Puskesmas Dasan Tapen untuk dilakukan pemeriksaan visum.
Kapolsek Gerung, Lale Dewi Lungit Tanauran, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan personel kepolisian menerima laporan pada dini hari dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Penanganan dimulai sejak pukul 04.30 Wita. Personel langsung ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun terdapat luka pada bagian leher disertai lidah tergigit.
Pihak kepolisian sempat menyarankan dilakukannya autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak proses autopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi.
Setelah proses visum selesai, jenazah ADS kemudian dibawa kembali ke rumah duka dan dimakamkan pada siang harinya di TPU BTN setempat. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Pelajar SMA di Lobar Ditemukan Meninggal Dunia di Kamarnya “


