BerandaBerandaBI NTB Dukung Perluas Pemanfaatan QRIS Cross Border dan Dukung UMKM Lokal...

BI NTB Dukung Perluas Pemanfaatan QRIS Cross Border dan Dukung UMKM Lokal di MotoGP Mandalika 2026

Mataram (globalfmlombok.com)-

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 tidak hanya sukses memecahkan rekor penonton terbanyak, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi keandalan sistem pembayaran digital dan potensi ekonomi lokal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan angka penonton yang menembus 157.875 orang—meningkat 12,5% dari tahun sebelumnya—ajang balap internasional ini diperkirakan memberikan dampak ekonomi nasional mencapai Rp5 triliun, dengan melibatkan 3.000 tenaga kerja lokal dan 600 UMKM.

Di balik kesuksesan transaksi selama ajang besar ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (BI NTB) mengambil peran sentral dalam memastikan kelancaran ekosistem pembayaran serta mempromosikan inklusi keuangan digital hingga ranah internasional.

QRIS Cross Border: Wisatawan Asing Makin Mudah Berbelanja

Salah satu inovasi yang menyita perhatian dalam gelaran MotoGP Mandalika kali ini adalah optimalisasi QRIS Antarnegara (QRIS Cross Border). Fasilitas ini memungkinkan wisatawan mancanegara dari negara mitra—seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga Tiongkok—untuk bertransaksi secara lancar cukup dengan memindai kode QRIS menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asal mereka.

Selama tiga hari ajang berlangsung di kawasan Sirkuit Mandalika, tercatat sebanyak 200 transaksi menggunakan QRIS Cross Border berhasil digulirkan melalui kolaborasi BI NTB bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Guna memastikan turis asing dan pelaku usaha siap memanfaatkan teknologi ini, BI NTB bergerak aktif melakukan edukasi langsung di lokasi strategis seperti Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), memasang stiker “Lombok Accept International QR Payments”, hingga memasang baliho dan sosialisasi di media massa.

Panggung Bagi Produk Unggulan UMKM Binaan

Tak hanya fokus pada keandalan sistem pembayaran, BI NTB juga menghadirkan sejumlah UMKM binaan pilihan di dalam kawasan sirkuit untuk memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada dunia.

Selama gelaran balap, booth UMKM binaan BI NTB diserbu pengunjung dan mencatatkan penjualan manis setiap harinya. Beberapa produk lokal yang sukses mencuri perhatian antara lain:

  • Kopi nikmat dari Dersi Coffee
  • Kuliner khas Ayam Merangkat dari Desa Wisata Bonjeruk
  • Camilan gurih olahan kacang dan jagung dari Songgajah
  • Olahan bakery lezat dari Rasa Baru
  • Kerajinan tangan (handcraft) berkualitas dari Bale Rattan

Pernyataan Kepala BI NTB, Hario K. Pamungkas

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, menegaskan bahwa dukungan BI pada MotoGP Mandalika berfokus pada dampak ekonomi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat daerah.

“Bagi Bank Indonesia, keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tidak hanya diukur dari kelancaran sebuah ajang internasional, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Hario K. Pamungkas.

“Karena itu, kami terus mendorong agar berbagai program Bank Indonesia memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan keuangan daerah, bersifat inklusif kepada seluruh lapisan masyarakat, terintegrasi dengan program prioritas pemerintah, serta dilaksanakan melalui sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Sistem Pembayaran Aman Tanpa Kendala

Selama perhelatan berlangsung, BI NTB terus memantau kesiapan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) bank maupun non-bank, serta penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) Bukan Bank. Hasil pemantauan menunjukkan sistem pembayaran nasional di area Mandalika berjalan andal dan tidak ditemukan gangguan signifikan, sehingga menambah kenyamanan para pengunjung domestik maupun asing.

Ke depan, BI NTB berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha guna memperluas ekosistem ekonomi digital, memperluas pasar UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi NTB yang inklusif dan berkelanjutan.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI