BerandaPemerintahanSumbawa BaratKetua KONI NTB Harus Mampu Menjembatani Semua Pihak

Ketua KONI NTB Harus Mampu Menjembatani Semua Pihak

Taliwang (globalfmlombok.com) – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Andi Laweng, menilai figur yang akan memimpin KONI Nusa Tenggara Barat (NTB) harus memiliki kemampuan membangun komunikasi dan menjembatani kepentingan berbagai pihak.

Menurutnya, tugas memimpin KONI tidak sederhana. Sebagai induk organisasi olahraga, KONI menaungi banyak cabang olahraga (cabor) sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak mulai masyarakat olahraga, organisasi cabor, dan pemerintah.

“Kita apresiasi semua figur yang mau mencalonkan diri. Tetapi tentu mengurus KONI ini bukan urusan sederhana,karena organisasi ini merupakan organisasi yang tidak saja mengatur internalnya tapi juga mengkoordinasi organisasi cabor yang tergabung di dalamnya,” kata Andi Laweng saat diminta pendapatnya seputar dinamika jelang pemilihan Ketua KONI NTB, Jumat (14/8).

Ia menegaskan, KONI tidak dapat berjalan sendiri. Kemajuan organisasi dan pembinaan atlet sangat bergantung pada sinergi antara KONI, cabor, masyarakat olahraga, serta pemerintah. “Organisasi ini tidak bisa diurus sendiri dan tidak bisa berdiri sendiri. KONI bisa maju dan berkembang jika ada dukungan berbagai pihak, pertama masyarakat olahraga, kedua organisasi cabor, dan ketiga pemerintah,” ujarnya.

Andi Laweng melihat tantangan KONI NTB kedepan semakin besar, terutama dengan agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Provinsi NTB tidak hanya akan berstatus sebagai peserta, tetapi juga menjadi salah satu tuan rumah.

Karena itu, menurut dia, KONI NTB membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi sekaligus memastikan pembinaan cabor dan atlet berjalan secara optimal. “PR KONI NTB kedepan sangat besar, apalagi akan menghadapi PON 2028 baik sebagai peserta maupun tuan rumah,sehingga butuh kekuatan maksimal dari KONI ini,”katanya.

Andi menilai Ketua KONI NTB terpilih mendatang harus menjadi figur pemersatu dan komunikator yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak. Menurut dia,tidak hanya antara KONI dan cabor, tetapi juga dengan masyarakat serta pemerintah daerah.

 “Dibutuhkan ketua yang benar-benar bisa menjembatani kepentingan organisasi KONI sendiri, KONI dengan organisasi cabor yang dinaunginya, KONI dengan masyarakat dan KONI dengan pemerintah daerah, provinsi dalam hal ini,” tegasnya.

Ia menilai kemampuan membangun hubungan tersebut menjadi salah satu kunci,agar pembinaan olahraga di NTB dapat berjalan lebih baik. “Dibutuhkan figur yang bisa menjembatani semua itu. Baru itu jalan olahraga kita,” pungkas Andi Laweng.(bug)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI