Mataram (globalfmlombok.com) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat melakukan penelusuran lapangan terkait temuan roti berjamur dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, Kamis (12/3/2026) menjelaskan, penelusuran dilakukan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa produk roti yang dilaporkan tersebut diperoleh dari salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Tim juga menemukan bahwa UMKM pemasok roti tersebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan. Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan dalam pemenuhan standar keamanan pangan bagi produk yang diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat.
Produk roti tersebut diketahui sempat terdistribusi ke beberapa sekolah penerima manfaat program MBG. Namun berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, produk tersebut belum sempat dikonsumsi oleh para siswa.
Hal itu karena kegiatan belajar mengajar masih berlangsung pada bulan Ramadan sehingga makanan yang dibagikan tidak langsung dikonsumsi di sekolah.
Sebagai tindak lanjut, BBPOM di Mataram bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat melakukan pembinaan kepada pihak terkait. Selain itu, distribusi produk roti dari UMKM tersebut dihentikan sementara hingga seluruh persyaratan keamanan pangan dapat dipenuhi. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Temuan Roti Berjamur di Program MBG di Lobar, BBPOM Hentikan Sementara Distribusi dari UMKM “


