BerandaBerandaKesal Jalan Rusak, Warga Batu Kumbu Sekotong Lakukan Aksi Tanam Pohon

Kesal Jalan Rusak, Warga Batu Kumbu Sekotong Lakukan Aksi Tanam Pohon

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Aksi protes warga terhadap akses jalan rusak di wilayah Sekotong, Lombok Barat, kembali terjadi. Setelah sebelumnya warga Pengendan, Desa Pelangan, mandi lumpur di tengah jalan, kali ini masyarakat Dusun Batu Kumbu, Desa Sekotong Barat, beramai-ramai menanam pohon di kubangan jalan rusak, Rabu (11/2/2026). Aksi ini dilakukan lantaran jalan kabupaten tersebut tak kunjung ditangani pemerintah.

Aksi warga berlangsung sekitar pukul 15.00 Wita. Selain menanam pohon di titik-titik kubangan, warga juga memblokade jalan menggunakan batang pohon. Dari rekaman video yang diterima media ini, tampak Kepala Desa Sekotong Barat, H. Saharudin, berada di lokasi untuk menenangkan warga. Namun, upaya tersebut justru disambut protes. Warga mendesak agar jalan segera diperbaiki.

Dalam aksinya, warga mengeluhkan kondisi jalan tanah yang bertahun-tahun rusak dan tak kunjung dibangun. Akibatnya, hampir seluruh aktivitas warga lumpuh, mulai dari sekolah, perekonomian, aktivitas berjualan, hingga pelayanan kesehatan.

“Anak-anak kami tidak pernah mendapatkan MBG gara-gara jalan rusak. Kendaraan tidak bisa masuk ke daerah kami. Kami sudah muak dan habis kesabaran,” teriak salah satu warga, disambut sorak sorai massa yang menuntut perbaikan jalan.

Seharusnya, anak-anak setempat setiap hari menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak bisa menjangkau wilayah tersebut akibat akses jalan yang rusak parah.

“Jangankan mendapatkan MBG, anak-anak ke sekolah saja sangat sulit. Kondisi jalan kami sangat memprihatinkan,” tegas warga lainnya.

Saat musim hujan, kondisi jalan semakin parah. Kubangan lumpur, licin, dan bebatuan membuat anak-anak sering terjatuh hingga mengalami luka-luka. Tak jarang mereka memilih tidak berangkat sekolah. Warga mengaku lelah dengan janji-janji perbaikan yang tak pernah terealisasi. Aksi tanam pohon ini menjadi bentuk kekecewaan terhadap pemerintah.

Kepala Desa Sekotong Barat, H. Saharudin, mengatakan aksi tersebut dipicu rasa gerah warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun. “Mereka sudah sangat gerah. Dari desa kami hanya bisa berupaya menimbun, tapi kerusakannya terlalu parah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran desa membuat penanganan permanen tak bisa dilakukan. Panjang jalan rusak tersebut sekitar dua kilometer, dari jalan aspal hingga kawasan Telaga Lupi, yang tembus ke Teluk Gok dan Gerisak. Jika dibuka seluruhnya, panjangnya mencapai hampir empat kilometer.

Jalan tersebut sangat vital karena menjadi akses bagi sekitar 150 kepala keluarga yang tersebar di beberapa wilayah. Di kawasan itu juga terdapat fasilitas pendidikan yang siswanya menjadi penerima program MBG. Selain itu, daerah tersebut memiliki potensi perikanan dan pariwisata, termasuk objek wisata Goa Landak yang ramai dikunjungi wisatawan.

Persoalan lain yang dihadapi warga adalah banjir rob saat musim hujan. Desa telah dua kali menganggarkan pembangunan talud pantai, namun air laut masih kerap meluap. Di wilayah tersebut juga terdapat depo LPG yang merupakan objek vital. “Kami sering bersurat ke pihak perusahaan, tapi hanya dibantu tanah uruk. Usulan melalui musrenbang juga belum masuk,” kata Saharudin.

Ia berharap aksi warga ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. “Mudah-mudahan pemerintah mau menangani. Kami lelah melihat penderitaan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, Lalu Ratnawi, mengatakan seluruh infrastruktur jalan di Lombok Barat telah dipetakan. Penanganan akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas. “Semua infrastruktur sudah kami petakan untuk secara bertahap kami tangani,” katanya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Warga Batu Kumbu Sekotong Tanam Pohon di Tengah Jalan “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI