Mataram (globalfmlombok.com) – Komisi II DPR RI masih terus menggodok rancangan revisi undang-undang pemilu. Salah satu poin pembahasannya terkait dengan opsi penambahan jumlah kursi anggota DPR RI. Hal tentu saja membuka peluang NTB untuk mendapatkan jatah penambahan alokasi kursi sering dengan penambahan jumlah penduduk.
“Memang ada wacana penambahan kursi DPR R1. Nah, apakah dapil NTB nanti akan dapat bagian dari penambahan ini, kita tunggu saja,” ujar Anggota Komisi II DPR RI, Fauzan Khalid yang dikonfirmasi di Mataram.
Disampaikannya bahwa banyak hal yang memengaruhi penambahan jumlah kursi. Salah satunya karena penambahan jumlah penduduk. Dalam Pemilu 2024, jumlah kursi Dapil NTB sebanyak 11 kursi. Terdiri dari 3 kursi Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) dan 8 kursi Dapil NTB 2 (Pulau Lombok).
Jika kajian penataan dapil terealisasi dan penambahan jumlah kursi dilakukan, maka bisa jadi Dapil NTB bertambah menjadi 12-13 kursi DPR RI. “Tapi masalah dapil ini nanti diatur dalam revisi UU Pemilu. Dapil Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini bisa jadi ada perubahan jumlah kursi,” jelas Fauzan.
Diketahui sampai dengan saat ini jumlah pemilih aktif Provinsi NTB terus bertambah. Berdasarkan hasil rekapitulasi gabungan seluruh KPU kabupaten/kota se-NTB pada awal 2026, jumlah pemilih aktif triwulan pertama sudah tembus 4.160.249 orang.
Jumlah itu terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 2.041.306 orang, serta pemilih perempuan 2.118.943 jiwa, yang tersebar di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan, dan 1.166 desa/kelurahan. Kabupaten Lombok Timur masih menjadi daerah dengan jumlah pemilih terbanyak yang mencapai 1.038.766. Disusul Kabupaten Lombok Tengah
821.007 jiwa, dan Lombok Barat di urutan kedua dengan 549.172 pemilih. Adapun dua daerah dengan pemilih terendah adalah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 112.780 orang dan Kota Bima 118.800 pemilih. (Selengkapnya lihat grafis).
Hal itu diakui oleh anggota KPU NTB, Bukhari. Bahwa pihaknya mencatatkan terjadi penambahan jumlah pemilih cukup signifikan. “Dari hasil coktas kami temukan ada kenaikkan pemilih aktif di semua daerah,” ungkap Bukhari.
Dibandingkan Pemilu 2024, saat itu KPU NTB menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 3.918.291 jiwa. Dengan jumlah pemilih saat ini 4.160.249 orang, artinya dalam 1,5 tahun terakhir terjadi peningkatan pemilih aktif sebanyak 241.958 orang. (ndi)


