BerandaBerandaGelar Forbisda, HIPMI Ingin Pengusaha Muda NTB Lebih Adaptif Hadapi Persaingan Global

Gelar Forbisda, HIPMI Ingin Pengusaha Muda NTB Lebih Adaptif Hadapi Persaingan Global

Mataram (globalfmlombok.com)—

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Nusa Tenggara Barat mendorong generasi muda di daerah itu lebih adaptif menghadapi persaingan global melalui penguasaan teknologi dan penguatan literasi bisnis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI NTB 2026 yang digelar di Mataram, Selasa (12/5/2026).

Ketua Umum BPD HIPMI NTB, Ismed Maulana, mengatakan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z, justru semakin tumbuh di tengah dinamika ekonomi saat ini. Menurut dia, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi anak muda untuk masuk ke dunia usaha.

“Saat ini Gen Z memiliki ketertarikan yang sangat kuat untuk menjadi pengusaha. Mereka sangat mahir memainkan teknologi dan digitalisasi. Ini sebenarnya era yang sangat bagus bagi anak muda untuk terjun ke dunia bisnis,” ujar Ismed.

Ia menegaskan HIPMI NTB akan terus memperkuat kapasitas anggotanya melalui peningkatan pengetahuan dan literasi bisnis. Para pengusaha muda dinilai tidak cukup hanya memiliki usaha, tetapi juga harus memahami strategi pengelolaan dan pengembangan bisnis di era modern.

“Kami di HIPMI mendorong knowledge sebanyak mungkin. Kami ingin mereka tidak hanya sekadar punya usaha, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana mengelola dan mengembangkan bisnis,” katanya.

HIPMI NTB juga berharap sinergi antara dukungan akses pembiayaan dari pemerintah dan penguasaan teknologi oleh pengusaha muda dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, berharap HIPMI mampu menjadi jembatan bagi pengusaha lokal untuk naik kelas dan memperluas daya saing usaha daerah.

Dalam arahannya, Iqbal mendorong HIPMI mengambil peran strategis meningkatkan serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR), terutama melalui Bank NTB Syariah. Menurut dia, akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat modal usaha para pelaku bisnis pemula di NTB.

“Kita ingin usaha lokal naik kelas. Anak-anak muda harus berkontribusi nyata dalam membangun daerah,” ujar Iqbal.

Ia menilai keberadaan HIPMI dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui kreativitas dan inovasi generasi muda dalam menciptakan peluang usaha baru.(ris)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


[td_block_social_counter manual_count_facebook="16985" manual_count_twitter="2458" youtube="#" style="style3 td-social-colored" f_counters_font_family="450" f_network_font_family="450" f_network_font_weight="700" f_btn_font_family="450" f_btn_font_weight="700" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjMwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9fQ==" tiktok="#" manual_count_tiktok="2018" manual_count_instagram="1170" facebook="#" twitter="#" instagram="#" manual_count_youtube="3005"]
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI