Giri Menang (globalfmlombok.com) – Puncak HUT ke-68 Lombok Barat (Lobar) tanggal 17 April tahun 2026 akan menjadi momentum bersejarah bagi pemerintahan Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini bersama Wabup Hj. Nurul Adha. Pasalnya, program unggulan Rp1 miliar per desa Rp100 juta per dusun yang menjadi janji politiknya telah tunaikan pada masyarakat.
Bahkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes dan PDT), Yandri Susanto akan menyerahkan secara simbolis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) program ini pada puncak HUT Lobar nanti. Selain Mendes, sejumlah pejabat nasional bakal hadir, di antaranya Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono.
Pj. Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu yang dikonfirmasi media mengatakan, pada puncak HUT Lobar nanti dipastikan hadir sejumlah pejabat nasional. “Pak Bupati langsung yang komunikasi, itu (beliau-beliau) yang akan hadir,” kata Saikhu, akhir pekan kemarin.
Kepastian kehadiran mereka, karena pada tanggal 16 April 2026 ada kegiatan yang akan dihadiri di Provinsi NTB. Setelah dari kegiatan di provinsi, mereka akan hadir pada puncak HUT Lobar. Kehadiran Mendes PDT diagendakan menyerahkan DIPA Program Rp1 miliar per desa dan Rp100 juta per dusun. “Pak Menteri Desa akan serahkan DIPA kepada perwakilan kepala desa masing-masing kecamatan,” imbuhnya.
Nantinya ada 10 kades mewakili untuk menerima DIPA tersebut. Penyerahan DIPA ini masuk rangkaian upacara HUT Lobar dan dilakukan setelah apel bendera. Mendes juga digandakan untuk membuka pameran tematik potensi desa. Potensi-potensi desa akan ditampilkan yang menjadi keunggulan, dengan beberapa tema seperti ketahanan pangan, hortikultura, pariwisata dan lainnya. “Itu tema-tema yang diangkat pada pameran dan itu akan dibuka langsung oleh Pak Mendes,” terangnya.
Sementara, Wamenkes akan menyerahkan penghargaan kepada desa bebas TBC.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfotik Lobar H. Rizky Bani Adam menambahkan sesuai rangkaian HUT Lobar pada puncak tanggal 17 April 2026 akan dihadiri beberapa pejabat tinggi negera. “Yang sudah konfirmasi Mendes dan Wamenkes, semoga Mensos juga hadir,”imbuhnya.
Program ini sebagai kerja nyata Bupati dalam merealisasikan janji politik pada pilkada lalu. Dan bagian dari visi misi Bupati dan Wabup “berkeadilan”, karena tidak ada lagi desa yang terlalu jomplang mendapatkan program anggaran kedepannya. Pengalokasian anggaran untuk program ini pun sudah tuntas yang diambil dari usulan dari desa melalui proses Musrenbang dari level bawah hingga Kabupaten. (her)


