BerandaBerandaNyepi dan Idulfitri Berdekatan, Masyarakat Diminta Jaga Harmoni dan Toleransi

Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Masyarakat Diminta Jaga Harmoni dan Toleransi

Mataram (globalfmlombok.com) – Perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri yang hampir bersamaan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat harmonisasi dan toleransi antarumat beragama di Kota Mataram.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026), mengatakan pemerintah kota bersama Polresta Mataram serta lintas sektor lainnya telah menggelar rapat koordinasi terkait persiapan dua hari besar keagamaan tersebut.

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah skenario untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama.

Salah satu kesepakatan adalah penyesuaian waktu pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang akan digelar pada Rabu (18/3), bertepatan dengan umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Pawai ogoh-ogoh disepakati berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 17.00 WITA.

“Kenapa dimulai lebih awal, karena untuk memastikan seluruh prosesi sudah selesai. Artinya maksimal pukul 17.30 WITA sudah selesai. Umat Hindu juga melaksanakan mecaruan, sehingga dari sisi ibadah umat Hindu dan Islam tetap bisa berjalan,” jelasnya.

Sehari setelah parade ogoh-ogoh, umat Hindu akan melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi melalui prosesi Barata Penyepian.

Martawang menjelaskan, pengurus Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) bersama pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Mataram juga telah mengantisipasi kemungkinan jika sidang isbat pemerintah dilaksanakan pada 19 Maret dan Hari Raya Idulfitri jatuh pada 20 Maret.

Dalam kondisi tersebut, penyesuaian akan dilakukan terutama pada jalur pawai takbiran agar tetap menghormati umat Hindu yang menjalankan Barata Penyepian.

“Jadi kita ingin mewujudkan kebersamaan antara umat Hindu dan umat Islam,” ujarnya.

Pelaksanaan pawai takbiran nantinya akan dikawal oleh kepala lingkungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta lurah se-Kota Mataram. Seluruh unsur tersebut akan bekerja secara terpadu untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.

Martawang menegaskan, perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri merupakan agenda besar yang perlu dijaga bersama agar berlangsung lancar dan khidmat.

Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga serta merawat nilai-nilai harmonisasi dan toleransi antarumat beragama di Kota Mataram.

“Visi-misi Pak Wali dan Pak Wakil yakni harmoni benar-benar terealisasi. Tentunya semua pihak harus terlibat, terutama pemerintah dan aparat kepolisian untuk memfasilitasi,” pungkasnya. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Perayaan Nyepi dan Idulfitri Bersamaan, Masyarakat Jaga Harmonisasi dan Toleransi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI