BerandaBerandaDarurat Sampah, TPA Ijobalit Lotim Terancam Cepat Overload

Darurat Sampah, TPA Ijobalit Lotim Terancam Cepat Overload

SELONG (globalfmlombok.com) – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijobalit, satu-satunya di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), dikhawatirkan cepat mengalami overload. Setiap hari, volume sampah yang masuk berkisar antara 102 ton hingga 112 ton, terutama menjelang musim hujan beberapa bulan terakhir.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lotim, Dr. H. Pathurrahman, didampingi Kepala UPTD TPA Ijobalit, Suhardan, Selasa (10/2/2026). “Musim hujan ini sampah yang masuk TPA lebih banyak,” ujarnya.

Sampah yang masuk bercampur dan belum dipisahkan antara organik dan anorganik. Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lotim juga menambah volume sampah.

Luas lahan TPA Ijobalit saat ini 10,87 hektare, dengan 7,7 hektare sudah terpakai. Meski masih ada lahan kosong, tumpukan sampah yang terus meningkat dikhawatirkan cepat memenuhi kapasitas. Sampah yang masuk ini baru berasal dari 19 kecamatan dari 21 kecamatan se-Lotim. Padahal, dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa, total sampah yang dihasilkan bisa mencapai 500 ton per hari. Jika seluruh sampah itu masuk TPA, TPA Ijobalit berisiko overload dalam lima hingga maksimal 10 tahun ke depan.

Untuk mencegah overload, pihak TPA telah melakukan pemilahan sampah dengan bantuan 115 pemulung yang bekerja langsung di lokasi. Kadis LH Lotim menekankan pentingnya peran rumah tangga dalam memilah sampah sebelum dibawa ke TPA.

Keberadaan bank sampah di desa-desa juga dinilai membantu. Dari 37 bank sampah yang ada, sebagian belum beroperasi optimal. Beberapa di antaranya menerapkan inovasi seperti budidaya maggot, konversi sampah menjadi biogas, dan kerajinan dari sampah. Setahun terakhir, bank sampah di Lotim berhasil mengurangi 5.994 ton sampah per tahun.

Selain itu, DLH mendorong pengoptimalan TPS3R. Saat ini, baru dua desa, Anjani dan Lendang Nangka, yang rutin menjalankan sistem ini.

Dari sisi pendapatan, penanganan sampah menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar DLH Lotim, dengan 80 persen dari target Rp2,1 miliar berasal dari sektor ini.

Menindaklanjuti kebijakan Presiden terkait darurat sampah, Pemkab Lotim akan menggelar kegiatan bersih-bersih di Kota Selong dengan melibatkan seluruh OPD dan Tim Penggerak PKK Kabupaten.

Kepala Unit TPA Ijobalit, Suhardan, menjelaskan bahwa TPA menerapkan sistem controlled landfill, yaitu penimbunan sampah dengan tanah dan pemadatan menggunakan alat berat setiap empat hari sekali. Sistem ini bertujuan mencegah penyebaran lalat, mempercepat degradasi sampah, dan mengurangi risiko ledakan gas metan.

TPA Ijobalit juga mendapat tambahan luas lahan pada 2024 lalu, dengan biaya pembangunan yang besar, terakhir bersumber dari DAK sebesar Rp24 miliar. Pemerintah daerah belum mampu membangun TPA secara mandiri. (*)

Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Darurat Sampah, TPA Ijobalit Lotim Dikhawatirkan Cepat “Overload” “

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI