DOMPU (globalfmlombok.com) — Festival Lakey menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar). Agar bisa diusulkan sebagai lokasi Kharisma Event Nusantara (KEN), kegiatan ini harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.
Untuk mendukung hal tersebut, Bupati Dompu melakukan audiensi dengan Kementerian Pariwisata RI dan diterima oleh Eni Komiarti, S.ST.Par, M.Si, Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan, Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar, Kamis (5/2/2026).
Eni Komiarti menyatakan, Festival Lakey sebagai program prioritas Kemenpar diarahkan menjadi bagian dari KEN. Syaratnya, festival harus dilaksanakan secara konsisten agar Pemda Dompu bisa mengajukan Agustus 2026 sebagai lokasi KEN untuk tahun 2027.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Zainal Afrodi, M.Si, menjelaskan, untuk diusulkan sebagai lokasi KEN, sebuah event harus konsisten dilaksanakan minimal 2–3 tahun. Mengingat Festival Lakey baru kembali digelar pada 2025, Pemda Dompu mengusulkan dukungan melalui skema Non KEN.
“Bupati melakukan audiensi di Kementerian Pariwisata untuk memperjuangkan skema Non KEN pada pelaksanaan Festival Lakey,” ungkap Zainal Afrodi.
Terkait pelaksanaan Festival Lakey 2026, Zainal menyebut jadwal dan detailnya masih akan dibahas bersama Bupati setelah audiensi. “Kita tunggu kepulangan pak Bupati untuk mendengar arahan beliau,” ujarnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” Festival Lakey Diharapkan Bisa Masuk KEN “


