Mataram (globalfmlombok.com)-
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTB masa khidmat 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), di Lombok Astoria, Mataram, Minggu (8/2/2026).
Hadir secara langsung dalam kesempatan tersebut yaitu Ketua DPP PKB Prof. H. Abdul Halim Iskandar. Dalam sambutannya, Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Halim menegaskan harapannya agar PKB NTB dapat menjadi etalase atau contoh bagi pengelolaan organisasi PKB di tingkat nasional.
Menurut Gus Halim, PKB NTB memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan karena ditopang oleh kader yang solid, kompak, serta kinerja organisasi yang dinilainya berjalan baik.
“NTB harus menjadi etalase PKB nasional karena karena PKB NTB punya potensi yang besar. Kadernya solid, kompak, dan kerjanya bagus di bawah kepemimpinan Ketua DPW H. Lalu Hadrian Irfani,” ujar Gus Halim.
Ia menilai, kekompakan kader dan konsistensi kerja struktural menjadi modal utama dalam memperkuat posisi PKB di tingkat daerah sekaligus nasional, terutama dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan
Sementara itu Ketua DPW PKB Provinsi NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, mengatakan, Muskerwil menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan target politik PKB NTB menghadapi Pemilu 2029. Salah satu target utama yang dibidik adalah perolehan sembilan kursi di DPRD NTB atau Udayana.
Selain itu, PKB NTB juga menargetkan perolehan dua kursi di DPR RI atau Senayan. Target tersebut dinilai realistis seiring dengan penguatan struktur partai hingga tingkat bawah serta soliditas kader di seluruh kabupaten dan kota.
“Dengan strategi yang sudah disusun dan mulai besok kita tancap gas, kami optimistis jumlah kursi PKB di NTB bisa bertambah,” ujar Lalu Hadrian Irfani.
Ia menegaskan, kepengurusan baru DPW PKB NTB periode 2026–2031 akan fokus pada kerja-kerja politik yang terukur, penguatan basis pemilih, serta peningkatan kualitas kader sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pemilu 2029.(ris)


