BerandaBerandaPenemuan Tulang Belulang Manusia Gegerkan Warga Dusun Panggang Sekotong

Penemuan Tulang Belulang Manusia Gegerkan Warga Dusun Panggang Sekotong

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Masyarakat di Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) digegerkan oleh penemuan jenazah seorang perempuan di kawasan hutan setempat pada Selasa siang (6/1/2026). Jenazah korban ditemukan sudah dalam bentuk tulang belulang, dengan tengkorak di dalam kain yang menggantung di pohon sekitar lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Lobar Iptu Amirudin yang dikonfirmasi media membenarkan penemuan jenazah tersebut. “Memang benar pada hari Selasa, 6 Januari 2026 sekitar pukul 11.00, telah ditemukan mayat yang sudah berbentuk tengkorak (tulang belulang) di Dusun Panggang,” kata Amirudin, Rabu (7/1/2026).

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak yang kebetulan melintas di lokasi penemuan. Lokasi penemuan tulang belulang ini berada di kawasan kebun milik warga di perbatasan antara Dusun Panggang dan Dusun Sauh. Kemudian kejadian itu dilaporkan ke warga sekitar dan kepala dusun setempat. “Lalu dilaporkan ke Polsek Sekotong,” terangnya.

Polsek Lakukan Olah TKP

Atas informasi tersebut, tim dari Polsek Sekotong terdiri dari Unit Reskrim dan SPKT di-backup oleh tim Inafis Polres Lobar, terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Di lokasi, tim melakukan pengumpulan barang bukti yang ada di TKP. Seperti KTP, pakaian korban dan barang lainnya. Dari hasil temuan awal di lokasi, baik berupa KTP dan pakaian, korban berjenis kelamin perempuan atas nama Jani warga kelahiran Lombok Tengah.

Kemudian ada seorang Kadus dari Lebah Suren Desa Sekotong Tengah membawa saksi yang ingin mengecek KTP korban. Dari pengakuan saksi tersebut, bahwa korban merupakan adiknya yang telah lama hilang. Sejak kapan bersangkutan menghilang, pihaknya belum bisa menyampaikan karena perlu pendalaman informasi dari saksi-saksi. Untuk sementara mayat korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi. Autopsi dilakukan untuk mengetahui apa penyebab kematian bersangkutan.

Terkait informasi bahwa bersangkutan diduga gantung diri, karena tengkorak korban menggantung di kain. Hal ini kata dia, akan disampaikan, apabila sudah lengkap pemeriksaan saksi-saksi dan penyebab dari kematian melalui hasil autopsi. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyidikan kejadian penemuan mayat ini. Terutama untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Identitas Jenazah yang Ditemukan di Sekotong

Terpisah, Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menerangkan berdasarkan identitas yang ditemukan, korban bernama Jani, seorang perempuan berusia 41 tahun asal Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. “Korban berdomisili di Dusun Lebah Suren Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong Lombok Barat,” terangnya.

“Begitu mendapatkan informasi mengenai penemuan mayat tersebut, kami segera menerjunkan Unit Reskrim beserta piket fungsi lainnya. Termasuk Tim Inafis Polres Lombok Barat, untuk melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi,” ujar Iptu I Ketut Suriarta saat dikonfirmasi media.

Setibanya di lokasi kejadian pada pukul 15.10 Wita, petugas kepolisian langsung melakukan sterilisasi area. Tim Inafis Polres Lombok Barat bekerja ekstra hati-hati dalam mengumpulkan bukti-bukti fisik di sekitar tempat penemuan jenazah. Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan tas yang berisi pakaian, sepatu, dompet, serta kartu identitas yang mengarah pada sosok Jani. Iptu I Ketut Suriarta menjelaskan bahwa kondisi jenazah saat ditemukan sudah sangat memprihatinkan.

Namun, barang-barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi menjadi petunjuk krusial dalam proses identifikasi awal. Setelah proses olah TKP selesai, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram pada sore harinya untuk menjalani prosedur medis lebih lanjut.

“Pihak keluarga telah datang dan memastikan bahwa barang-barang yang kami amankan memang benar milik saudara mereka. Saat ini, kami tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan penyebab kematian,” tambah Iptu I Ketut Suriarta.

Kepolisian Belum Simpulkan Penyebab Meninggal

Sementara itu, Kasat Reskrim, Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., menjelasakan bahwa meskipun identitas telah terungkap, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya korban. Penyelidikan masih terus dikembangkan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk saksi pertama yang menemukan korban dan warga di lokasi penemuan.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih dititipkan di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara. AKP Lalu Eka Arya menjelasakan bahwa, rencananya hari ini dilaksanakan visum terhadap korban, guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan.

“Langkah selanjutnya adalah menunggu hasil visum dari tim medis RS Bhayangkara. Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional agar penyebab kematian korban dapat segera terungkap secara terang benderang,” pungkas AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H. (her)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI