Mataram (globalfmlombok.com) – Inspektorat Kota Mataram akan menelusuri pengangkatan 650 tenaga honorer di perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan. Pegawai non aparatur sipil negara (ASN) terancam diputus kontrak apabila tidak disiplin.
Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Kota Mataram Hj. Baiq Nelly Kusumawati Makruf menerangkan, auditor pengawas internal pemerintah diperintahkan oleh wali kota untuk menelusuri pengadaan atau pengangkatan 650 tenaga honorer di seluruh perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan. Hasil dari penelusuran akan dijadikan bahan bagi kepala daerah untuk mengambil keputusan. “Iya, kita sedang persiapkan tim untuk turun menelusuri ke OPD, kecamatan, dan kelurahan,” terang Nelly dikonfirmasi pada, Kamis (6/11).
Status pengangkatan, siapa yang mengangkat, gaji, serta dokumen kontrak mereka menjadi bagian yang ditelusuri. Nelly membutuhkan waktu selama 15 hari kerja untuk menelusuri kemudian menyerahkan hasilnya ke kepala daerah. “Seluruh irban akan saya libatkan untuk turun ke lapangan,” ujarnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menambahkan, tingkat kedisiplinan serta kinerja yang baik menjadi indikator penilaian. Tenaga honorer terancam diputus kontrak apabila malas bekerja. “Kita lihat dari itu semua nanti. Selain dari sisi administrasinya,” pungkasnya.
Wali Kota Mataram Dr. H. Mohan Roliskana sebelumnya mengatakan, Inspektorat diminta melakukan audit terhadap pengadaan tenaga honorer di perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan. Hasil audit akan dijadikan bahan kajian untuk mengambil keputusan. Kebijakan ini menindaklanjuti imbauan dari Badan Kepegawaian Negara untuk memutus kontrak tenaga honorer di kabupaten/kota maupun provinsi. “Saya minta Inspektorat untuk turun dulu mengecek ke perangkat daerah sampai kelurahan,” katanya
Dari sisi kemampuan anggaran kata Mohan, Pemkot Mataram masih mampu membayar gaji 650 tenaga honorer tersebut. Akan tetapi, perlu dikroscek proses, siapa yang mengangkat, serta gaji yang diterima. Wali Kota ingin mengantisipasi jangan sampai honorer telah berhenti, tetapi gaji mereka tetap dibayarkan dan lain sebagainya. (cem)


