BerandaPemerintahanKota MataramKericuhan di TPA Kebon Kongok Tak Ganggu Pengangkutan Sampah Kota Mataram

Kericuhan di TPA Kebon Kongok Tak Ganggu Pengangkutan Sampah Kota Mataram

Mataram (globalfmlombok.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram memastikan pengangkutan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, tetap berjalan lancar dan aman. Kepastian tersebut disampaikan menyusul kericuhan yang terjadi di area TPA dan melibatkan sejumlah warga dengan petugas, sebagaimana terlihat dalam video berdurasi 41 detik yang viral di media sosial, Rabu (4/11).

Kepala DLH Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, mengatakan aktivitas pembuangan sampah dari Kota Mataram ke TPA Kebon Kongok hingga Kamis (5/11) masih berlangsung normal.

“Alhamdulillah, hari ini masih lancar pembuangan sampah,” ujarnya, Kamis (5/11).

Meski demikian, kuota pengangkutan sampah untuk Kota Mataram saat ini masih dibatasi satu ritase per hari. Kebijakan tersebut merupakan pembatasan dari DLH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul kondisi TPA Kebon Kongok yang mengalami kelebihan kapasitas atau overkapasitas akibat keterbatasan lahan penimbunan (landfill).

Sebelum pembatasan diberlakukan, Kota Mataram memperoleh kuota hingga empat ritase pengangkutan sampah per hari. Namun, dengan berkurangnya kuota tersebut, DLH Kota Mataram harus mencari alternatif lokasi pembuangan untuk mengantisipasi penumpukan sampah.

Sebagian sampah yang tidak dapat diangkut ke TPA Kebon Kongok dialihkan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Bintaro, Kelurahan Ampenan Utara. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi penumpukan sampah di TPS bergerak (mobile) yang tersebar di setiap kelurahan.

Di sisi lain, DLH Kota Mataram terus berupaya mencari solusi untuk mengakomodasi produksi sampah di Kota Mataram yang mencapai sekitar 350 ton per hari. Selain menyiapkan alternatif lokasi pembuangan, pihaknya juga berupaya melobi DLH Provinsi NTB agar memperoleh tambahan kuota ritase pengangkutan.

Sementara itu, rencana pembangunan landfill ketiga di TPA Kebon Kongok hingga kini belum dapat direalisasikan karena masih dalam proses pembahasan di tingkat provinsi. Kondisi tersebut turut memengaruhi kapasitas penerimaan sampah dari Kota Mataram.

Dengan keterbatasan kapasitas TPA dan pembatasan kuota pengangkutan, DLH Kota Mataram dituntut menyiapkan langkah alternatif agar pengelolaan sampah tetap berjalan dan tidak menimbulkan penumpukan di wilayah perkotaan. (pan)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI