BerandaPemerintahanLombok TengahInvestor Maroko Bangun Vila Mewah Senilai Rp100 Miliar di Loteng

Investor Maroko Bangun Vila Mewah Senilai Rp100 Miliar di Loteng

Praya (globalfmlombok.com) – Salah satu investor asal Maroko, Mandala Eco Resort siap masuk berinvestasi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Dengan nilai investasi awal mencapai Rp 100 miliar, investor bersangkutan bakal membangun fasilitas pariwisata berupa vila mewah dengan konsep ramah lingkungan di wilayah Desa Montong Ajang Kecamatan Praya Barat Daya.

Proses pembangunannya pun diharapkan bisa tuntas sebelum gelaran ajang MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika, bulan Oktober 2026 mendatang.

Perihal masuknya investor dari Maroko ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Loteng Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada awak media usai menerima perwakilan investor di kantornya, Rabu, 4 Februari 2026. “Tadi sudah dilaporkan ada investor asal Maroko yang akan berinvestasi di wilayah Loteng,” sebutnya.

Bahkan dari pemaparan yang sudah disampaikan, proses pembangunan vila-vila mewah tersebut saat ini sudah berjalan. Dengan target selesai sebelum ajang MotoGP tahun 2026 digelar. Hanya saja, terdapat sedikit hambatan dalam proses pembangunannya.

Pertama hambatan soal akses jalan yang masih minim di lokasi investasi, sehingga pihak investor berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut. Dengan membantu memfasilitas pembangunan jalan menuju lokasi pembangunan. “Pihak investor hanya minta dibantu untuk difasilitasi. Soal kebutuhan anggaran pembangunan akses jalannya sendiri, mereka sudah siap dengan anggaran sendiri,” ujarnya.

Hambatan lain berupa persoalan sosial. Terhadap masalah tersebut Pemkab Loteng sudah menginstruksikan jajaran pemerintah mulai dari kecamatan hingga desa, termasuk aparat kepolisian dan TNI agar memperkuat koordinasi dalam membantu mencarikan solusi terkait persoalan sosial yang terjadi.

Nursiah mengatakan, keberadaan investor tersebut sangat penting bagi Loteng. Khususnya lagi bagi masyarakat sekitar. Salah satu manfaatnya bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Pihaknya pun sudah mengingaatkan kepada investor bersangkutan supaya benar-benar memaksimalkan tenaga kerja local yang ada.

“Tidak kalah penting, dari penyampaian pihak investor tadi, mereka  siap berkontribusi ke daerah dengan menyumbang Pendapat Asli Daerah (PAD) hingga Rp 26 miliar per tahun,” imbuhnya. Tapi tentu tidak sekaligus langsung di tahun pertama. Namun bertahap sesuai dengan perkembangan pariwisata. (kir)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI