Mataram (globalfmlombok.com) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan tetap disalurkan selama bulan puasa. Namun, mekanisme penyalurannya akan disesuaikan bagi penerima yang menjalankan ibadah puasa.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, mengatakan penerima MBG yang berpuasa akan mendapatkan makanan kering agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa maupun sahur. Sementara itu, sasaran yang tidak menjalankan puasa tetap menerima MBG seperti biasa.
“Ya, nasi seperti biasanya. Tapi bagi yang puasa, dalam bentuk yang lain. Dalam bentuk yang lain di sini, untuk dibawa ke rumah. Mungkin telur, mungkin roti, atau buah dan sebagainya. Itu nanti dengan harga yang sama, kemudian dibawa ke rumah untuk dimakan saat berbuka atau sahur,” ujarnya usai kegiatan di Bank NTB Syariah, Rabu (4/2/2026).
Dadang menjelaskan, kebijakan tersebut diambil agar tujuan pemenuhan gizi tetap tercapai tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa bagi para penerima manfaat MBG.
Saat ini, lanjutnya, BGN juga memberikan perhatian khusus pada penyaluran MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Wilayah-wilayah tersebut dinilai belum sepenuhnya tersentuh program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Masyarakat di daerah terpencil ini menjadi perhatian kita. Kita tahu, di wilayah tersebut jumlah siswanya mungkin hanya sekitar 100 sampai 300 orang. Termasuk lansia juga akan kita urus,” katanya.
Menurut Dadang, penguatan penyaluran MBG di wilayah 3T diharapkan dapat memastikan pemerataan manfaat program, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
“Intinya, MBG tetap berjalan, termasuk saat puasa, dengan pola penyaluran yang disesuaikan,” pungkasnya. (*)
Berita ini di muat di SUARANTB.COM dengan judul ” MBG Tetap Selama Puasa “


