Tanjung (globalfmlombok.com) – Polres Lombok Utara masih melakukan penyelidikan atas kasus meninggalnya mahasiswi Universitas Mataram (Unram), MVP di kawasan Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, beberapa waktu lalu. Polres memeriksa hasil autopsi dan HP milik korban guna mengetahui petunjuk dan motif pembunuhan.
Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, SIK., kepada wartawan di sela-sela mengawal aksi unjuk rasa di Tanjung, Senin (1/9/2025) mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti yang mengarah kepada korban. Selain itu, hasil autopsi laboratorium Bhayangkara Polda NTB juga dalam analisa dan pengembangan Satreskrim untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Hasil autopsi menunjukkan adanya tanda-tanda yang mengarah pada gangguan pernapasan. Namun kami belum bisa menyimpulkan karena masih ada kemungkinan penyebab lain. Kami tunggu hasil lab, insyaAllah nanti akan kami sampaikan secara resmi,” sambung Kapolres.
Di samping itu, Agus Purwanta juga menyampaikan jika handphone (HP) korban bisa menjadi petunjuk penting pengungkapan pelaku. HP korban diketahui hilang setelah kejadian.
“Barang bukti masih terus kami lengkapi. Setelah cukup, baru bisa disimpulkan secara jelas apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.
Sementara, terhadap Kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Utara, Polres Lombo Utara, akan meningkatkan intensitas pengawasan dengan patroli. Pihaknya juga mengajak masyarakat dan seluruh elemen pemerintahan dari kabupaten hingga desa dan dusun, untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi keberlangsungan masyarakat dan sektor pariwisata.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi berlebihan, dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum untuk mengusut tuntas kasus ini,” tandasnya. (ari)


