BerandaBerandaTamu Kapal Pesiar Belum Menginap, Gubernur NTB Akui Masih Kendala Atraksi dan...

Tamu Kapal Pesiar Belum Menginap, Gubernur NTB Akui Masih Kendala Atraksi dan Akomodasi

Giri Menang (globalfmlombok.com) – Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengakui tamu kapal pesiar yang singgah rutin tiap tahun di Gili Mas, Kecamatan Lembar Lombok Barat belum over night atau tidak menginap. Mereka tidak tinggal semalam atau dua malam di Lombok. Mereka hanya singgah pagi lalu pada sore hari pergi melanjutkan perjalanan.

Kapal pesiar Ovation of The Seas membawa sekitar 4.684 penumpang dengan crew 1.530 orang. Mereka disambut oleh Gubernur NTB, HL Muhamad Iqbal bersama jajaran dengan atraksi kesenian khas Lombok, Gendang Beleq dan Peresean.

Gubernur NTB dalam kesempatan itu menyambut penumpang kapal pesiar pertama turun di Pelabuhan Gili Mas. Orang nomor satu di Bumi Gora didampingi istri dan sejumlah jajaran OPD mengalungkan kain tenun khas Lombok. Para turis pun tampak senang disambut begitu meriah dengan atraksi kesenian khas Lombok.

Terkait tidak bermalamnya tamu kapal pesiar, Gubernur menyebut disebabkan beberapa permasalahan. Pertama, belum ada atraksi yang bisa disaksikan di sini. Dan kedua, soal akomodasi. Menurutnya, untuk 4.000 orang sekaligus datang bersamaan di satu kawasan susah bisa mendapat akomodasi.

“Sehingga itu salah satu persoalan yang mungkin harus kita pikirkan bagaimana jalan keluarnya, karena harapan kita sebetulnya supaya dampak ekonomi lebih besar, kalau bisa mereka stay selama satu malam atau dia malam di sini,” ujarnya, di sela-sela menyambut tamu kapal pesiar perdana yang sandar di Pelabuhan Gili Mas Lembar, Jumat (2/1/2026).

Terkait promosi, menurutnya promosi sudah dilakukan. Masalahnya, kata dia, kesiapan untuk menerima dari masing-masing segmen ini. Diakuinya, kesiapan tidak sesiap seperti segmen pesawat yang tamunya datang ke Lombok. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak kapal pesiar agar bisa tinggal lebih lama. Bahkan dirinya sudah ke Singapura bertemu dengan dua operator kapal pesiar. “Namun problemnya dari sisi atraksi kurang dan akomodasi tidak tersedia dalam jumlah besar yang bisa menampung dalam satu malam,” tambahnya.

Selain itu, Pelabuhan Gili Mas terbilang lumayan jauh dari destinasi wisata. Paling dekat Sekotong, ke Mandalika butuh waktu 1,5 jam. “Kemudian Mataram dan Senggigi kalau pakai bus paling tidak waktu nya dua jam,” sambungnya.

Ia menambahkan tahun 2025 jumlah kapal pesiar yang singgah sebanyak 24 kapal, terjadi kenaikan dari tamu sebanyak 10 persen. “Tahun ini yang masuk jadwal 25 kapal direncanakan singgah, memang terjadi kenaikan,” ujarnya. (her)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -


16,985FansSuka
1,170PengikutMengikuti
2,018PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
3,005PelangganBerlangganan
BERDASARKAN TAG
BERDASARKAN KATEGORI