Mataram (globalfmlombok.com) – Pemerintah Kota Mataram mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 melampaui target yang telah ditetapkan. Hingga akhir tahun, PAD Kota Mataram terealisasi sebesar Rp635 miliar atau mencapai 100,6 persen dari target sebesar Rp616 miliar lebih.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, H. Muhammad Ramayoga, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kinerja optimal seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola PAD. Menurutnya, realisasi PAD tahun 2025 telah melampaui target yang ditetapkan dalam APBD.
“Alhamdulillah, realisasi PAD kita melampaui target yang telah ditetapkan. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan tentunya tidak terlepas dari hasil kolaborasi seluruh OPD pengelola PAD,” ujarnya, Rabu (31/12).
Ramayoga yang akrab disapa Yoga menjelaskan, realisasi PAD tersebut bersumber dari berbagai sektor penerimaan. Untuk sektor pajak daerah tercatat sebesar Rp313 miliar lebih atau mencapai 103,8 persen dari target. Sementara sektor retribusi daerah terealisasi sebesar Rp291,437 miliar lebih atau sekitar 93 persen.
Selain itu, penerimaan dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp13,613 miliar lebih atau 126 persen dari target. Adapun penerimaan dari lain-lain PAD yang sah tercatat sebesar Rp17,455 miliar lebih atau mencapai 259 persen.
Yoga menambahkan, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang utama PAD Kota Mataram. Pada tahun 2025 ini, penerimaan pajak daerah didorong oleh adanya opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).
“Untuk opsen PKB dan BBN-KB, realisasi saat ini masih sekitar 86 persen dari target Rp6 miliar,” katanya.
Di sisi lain, Yoga mengungkapkan bahwa capaian PAD Kota Mataram tahun 2025 masih berpotensi bertambah. Pasalnya, angka Rp635 miliar tersebut merupakan realisasi penerimaan hingga 24 Desember 2025.
“Masih ada beberapa penerimaan yang saat ini masih dalam proses penghitungan atau rekapitulasi,” ucapnya.
Ia memperkirakan realisasi PAD Kota Mataram berpeluang meningkat hingga mencapai sekitar 102 persen. Hal ini disebabkan masih adanya laporan dari sejumlah OPD, seperti Dinas Perhubungan, yang belum melakukan pembaruan data terkait retribusi parkir.
Sebelumnya, Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, turut memberikan apresiasi atas capaian PAD Kota Mataram tahun 2025 yang berhasil melampaui target. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif, komitmen, serta dedikasi seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada seluruh tim. Capaian PAD ini sangat penting karena menjadi tolok ukur kemandirian daerah. Bagi Kota Mataram, angka ini tergolong sangat baik dan patut diapresiasi,” ujar Mohan. (pan)


