Gelaran MotoGP 2021 akan Untungkan NTB dan Indonesia

Abdul bar mansoer

Mataram (Ekbis NTB)- Penyelenggaraan event balap motor bergengsi dunia, MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika 2021 diharapkan dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana. Sehingga multiplier effectnya dapat dirasakan Indonesia, Nusa Tenggara Barat khususnya.

PT. Indonesian Toursm Development Corporation (ITDC) membeberkan sejumlah keuntungan tuan rumah pengelenggaraan MotoGP. Diantaranya, penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS, menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, serta diperkirakan meningkatkan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun dapat dinikmati masyarakat Indonesia khususnya NTB.

Hal ini ditegaskan Dirut ITDC, Abdulbar M. Mansoer melalui keterangan resmi kepada media ini. Dengan besarnya dampak ikutan penyelenggaraan MotoGP, harapannya pemerintah pusat, daerah dan masyarakat serta stakeholders tetap saling menguatkan.

Sinyal kuat penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika, Kute Lombok Tengah, turunnya petinggi  Dorna Sports SL (DORNA) sebagai pemegang hak siar MotoGP, CEO DornaSports SL (DORNA) Carmelo Ezpeleta dan Sporting Director DORNA Carlos Ezpeleta meninjau secara langsung pembangunan Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika) yang saat ini tengah dikebut pembangunannya.

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama DORNA ke lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika, sejak penetapan The Mandalika sebagai lokasi penyelenggaraan MotoGP di Indonesia melalui penandatanganan Promoter’s Agreement antara ITDC dan DORNA pada akhir Januari 2019 lalu di Madrid, Spanyol.

Abdulbar M. Mansoer mengatakan, pihaknya memastikan bahwa pembangunan akan selesai sesuai jadwal sehingga Sirkuit Mandalika dapat masuk ke kalender MotoGP 2021. Sirkuit Mandalika dibangun di tengah kompleks pariwisata The Mandalika yang menyediakan pemandangan indah ke bukit-bukit dan pantai.  Sirkuit memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan.

Saat ini pembangunan Sirkuit Mandalika memasuki tahap ground working badan jalan yang telah mencapai 30 persen.  Pengaspalan badan jalan akan dimulai pada Januari 2020 sebelum kemudian dilanjutkan dengan upgrading permukaan badan jalan menjadi lintasan balap. ITDC dan MGPA memastikan pembangunan sirkuit dapat selesaiakhir tahun 2020 sehingga dapat menjamu tes pra-musim 2021, yang diperkirakan berlangsung Februari atau Maret 2021 sebelum musim balap 2021 dimulai.

“Ini bukan proyek ITDC saja tapi proyek Indonesia. Dalam proses pembangunan Sirkuit Mandalika, ITDC tidak akan bekerja sendirian sehingga pembangunan Sirkuit Mandalika pasti selesai. Indonesia sudah membuktikan mampu menyelenggarakan Asian Games, sebagai ajang olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade. Selain itu,  MotoGP memiliki penggemar yang besar, setiap minggunya ajang MotoGP ditonton hampir 430 juta pemirsa televisi di seluruh dunia dan ini akan memberikan country branding dan benefit yang besar bagi Indonesia,” imbuh Abdulbar

Bentuk dukungan dan sinergi BUMN dalam persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 antara lain pengerjaan badan jalan oleh WIKA dan Waskita Karya, penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Lombok International Airport (LIA) oleh Angkasa Pura I. Selain itu, Pelindo III dan ASDP tengah mengembangkan fasilitas kargo dan cruise. Sementara DAMRI akan membuka rute baru yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju Mandalika dengan menyiapkan 12 bus berkapasitas masing-masing sebanyak 27 tempat duduk.

Selain itu, guna meningkatkan aksesibilitas ke kawasan Mandalika, Pemerintah Pusat telah memberikan komitmen dukungan berupa pembangunan infrastruktur pendukung yaitu penyiapan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 KM dengan Right of Way (ROW) jalan sebesar 50 Meter dari Lombok International Airport (LIA) ke The Mandalika. Jalan bypass ini tengah disiapkan oleh Kementerian PUPR.

Sebelumnya, CEO DORNA Carmelo Ezpeleta menyampaikan sangat puas setelah melihat progres pembangunan Sirkuit Mandalika.

Karena merupakan sirkuit dengan konsep street race yang pertama, tapi dilengkapi fasilitas selayaknya sirkuit permanen, seperti CoEx building dengan paddock, hotel, dan rumah sakit. Ia sangat optimis sirkuit ini dapat menjadi sebuah icon karena sirkuti Mandalika merupakan street circuit yang pertama dan indah sekali.(bul)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply