Pilkada Serentak, PKS Target Menangkan Pilkada di Tiga Daerah

Suryadi Jaya Purnama

Mataram (Suara NTB) – Dari tujuh kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak 2020 di Provinsi NTB, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mamasang target untuk dapat mengantarkan kadernya memenangkan pertarungan setidaknya di tiga daerah yakni di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa.

Tiga daerah yang menjadi target untuk dimenangkan oleh PKS tersebut kemudian menjadi perhatian khusus bagi PKS. Perkembangan konstelasi dan dinamika politik di tiga daerah tersebut terus dipantau langsung dari DPP setiap saat.

“Prioritas kita pertama di Mataram, Loteng dan Sumbawa. Kita targetkan bisa menang di sana,” ujar pengurus departemen pemenangan pemilu DPP PKS, Suryadi Jaya Purnama, yang dikonfirmasi Suara NTB, baru-baru ini.

Dengan target dapat memenangkan Pilkada di tiga daerah tersebut, menurut Suryadi bukan berarti PKS mengabaikan empat daerah lainnya yang juga akan menggelar Pilkada, yakni Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, Bima dan Dompu. Hanya saja di tiga daerah yang menjadi target meraih kemenangan itu, masin politik PKS relatif lebih siap dibandingkan dengan empat daerah lainnya.

“Kenapa kita optimis memasang target kemenangan di tiga daerah tersebut, karena daya dukung kita di daerah itu lebih siap. Misalnya di Sumbawa, itu salah satu basis PKS, karena kader PKS yang menjadi Gubernur NTB, berasal dari sana. Kemudian Lombok Tengah dengan segala potensi yang dimiliki perlu mendapatkan perhatian khusus, dan Mataram adalah ibukota provinsi,” katanya.

Diketahui semua DPD PKS di tujuh Daerah yang bakal menggelar Pilkada serentak 2020, sudah mulai melakukan tahapan persiapan untuk menghadapi Pilkada. Tahapan yang sudah dilakukan yakni penjaringan internal kader melalui proses pemilihan umum internal. Kemudian kader-kader PKS yang berhasil terjaring melalui pemilihan umum Internal tersebut bakal disurvei tingkat popularitas dan elektabilitasnya.

Ya, tahap awal penjaringan telah selesai, pemilu internal sudah dilakukan, dan kemudian kita lakukan survei pendahuluan. Dari survei itu akan terjaring kader internal dan tokoh eksternal yang dinilai memilliki potensi untuk diusung. Setelah itu disaring minimal menjadi tiga pasang. Baru kemudian masuk tahap akhir finalisasi, yang akan ditentukan sama partai mitra koalisi,  apakah nanti salah satu pasang atau justru kombinasi,” jelasnya.

Calon anggota DPR RI dapil NTB II (Pulau Lombok) yang bakal dilantik awal bulan Oktober ini mengatakan bahwa pihaknya terus memantau proses persiapan DPD-DPD PKS yang akan menggelar Pilkada tersebut. “Ya kami di DPP masih menunggu progres laporan dari masing-masing daerah. Untuk laporan dari teman-teman Kabupaten sudah masuk tahapan penjaringan dan penyaringan,” pungkasnya. (ndi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply