KPU Mataram Tetapkan Caleg Terplih, Raih Sembilan Kursi, Golkar Tetap Berjaya di Lingkar Selatan

HASIL PENETAPAN – Saksi dari Partai Golkar (kiri) saat menerima hasil penetapan perolehan kursi partai dan caleg terpilih hasil Pemilu 2019 dari KPU Kota Mataram. Pemilu 2019 ini, Golkar masih tetap mencatatkan diri sebagai partai pemenang dengan perolehan sembilan kursi.

Mataram (Suara NTB) – KPU Kota Mataram menggelar sidang pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan anggota DPRD Kota Mataram terplih hasil Pemilu 2019 untuk masa bakti 2019-2024, Kamis (25/7) lalu. Rapat pleno penetapan dihadiri oleh Bawaslu dan juga saksi-saksi dari partai politik.

Rapat pleno berlangsung lancar, tanpa ada aksi protes yang dilayangkan baik oleh pihak Bawaslu maupun saksi parpol. Karena itu, KPU usai membacakan perolehan suara masing-masing parpol dan caleg, KPU langsung menetapkan caleg terpilih.

“Dengan ini, KPU Kota Mataram menetapkan perolehan kursi partai politik dan caleg terpilih,” ujar Ketua KPU Kota Mataram, M. Husni Abidin, saat membacakan Surat Keputusan (SK) penetapan perolehan kursi partai politik dan caleg terplih periode 2019-2024.

Dari hasil penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih Kota Mataram itu, memperlihatkan bahwa Partai Golkar masih tetap berjaya pada Pemilu 2019 kemarin. Golkar di bawah kepemimpinan Ketua DPD II, Mohan Roliskana, berhasil mempertahakan perolehan sembilan kursi. Perolehan kursi Golkar tersebut di semua dapil, bahkan Golkar berhasil mengunci masing-masing dua kursi di tiga dapil dari enam jumlah dapil di Kota Mataram, yakni dapil II, Dapil III dan dapil IV.

Pemenang kedua ditempati oleh partai Gerindra dengan perolehan enam kursi yang diperoleh dari enam dapil. Kemudian disusul oleh PDI-P lima kursi dan PKS lima kursi serta Demokrat empat kursi. Kemudian di papan tengah dengan perolehan kursi masing-masing tiga yakni PAN dan PPP. Sisanya Hanura, Nasdem, PKPI, Berkarya dan PKB memperoleh masing-masing satu kursi.

Ketua KPU Kota Mataram, Husni Abidin yang dikonfirmasi Suara NTB usai pleno menyampaikan bahwa setelah pihaknya menetapkan perolehan kursi masing-masing partai politik dan nama-nama caleg terpilih. Pihaknya kemudian akan segera menyampaikannya ke Gubernur NTB melalui Walikota untuk dibuatkan Surat Keputusan (SK).

“Ya hari ini sesuai dengan aturan KPU Kota Mataram telah melakukan penetapan selanjutanya tiga hari ke depan kita akan serahkan ke parpol dan caleg terplih dan kita serahkan ke Gubernur melalui Walikota untuk di-SK-kan dan pelantikan. Karena hasil penetapan inilah yang menjadi dasar proses pelantikannya,” jelas Husni.

Ditempat terpisah, Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda memberikan apresiasi terhadap Partai Golkar Mataram yang berhasil menpertahankan perolehan sembilan kursi sehingga menjadikan partai beringin tersebut sebagai pemenang pemilu. Dengan keberhasilan tersebut maka otomatis Kursi Ketua DPRD Kota Mataram periode 2019-2024 masih menjadi milik Golkar.

Alhmdulilah Kota Mataram merupakan salah satu daerah yang cukup berprestasi di Pemilu 2019 ini, dengan berhasil tetap mempertahankan kemenanagan dengan sembilan kursi,” katanya.

Dengan modal sembilan kursi tersebut, maka Golkar di Mataram makin optimis menatap agenda politik berikutnya yakni Pilwakot Mataram 2020. Dengan sembilan kursi, Golkar bisa mengusung sendiri pasangan calon tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Meski  demikian, Golkar tetap membuka diri menjalin koalisi dengan partai lain. (ndi)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply