Tujuh Ribu Lebih Korban Gempa di Kota Mataram Terima Jaminan Hidup

Dampak gempa Lombok (dok)

Mataram (Global FM Lombok)- Masyarakat korban gempa di Kota Mataram saat ini sudah bisa bernafas lega. Pasalnya, jaminan hidup atau jadup yang sudah dijanjikan oleh pemerintah pusat pascagempa tahun 2018 lalu sudah bisa dicairkan. Secara simbolis jadup akan diberikan kepada 250 orang penerima pada hari Jum’at tanggal 12 Juli ini.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Hj Baiq Hasnayati kepada wartawan Kamis (11/7) di Mataram. Ia menyebutkan, jumlah korban gempa yang akan mendapatkan jaminan hidup tahap pertama yaitu sebanyak 7.648 jiwa. Setiap korban gempa akan menerima jadup sebesar Rp 600 ribu dengan perhitungan setiap korban memperoleh dana Rp 10 ribu per hari selama 60 hari.

Masing-masing penerima jaminan hidup sudah mendapatkan rekening. Pasalnya, pemberian jaminan hidup ini akan menggunakan sistem non tunai. Masing – masing kepala keluarga akan mendapatkan jadup berbeda-beda. Karena hal tersebut tergantung dari jumlah anggota keluarga.

“Simbolisnya itu 250 KK mungkin, sisanya akan kita atur. Nanti akan diserahkan sama pak walikota. Akan diberikan sebanyak 7.648 jiwa, nanti langsung akan dapat buku rekening dan ATMnya besok. Sudah semua, cuma secara simbolis kita launching 250 KK,” kayanya.

Pemerintah tidak akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan jadup. Karena bantuan yang diberikan murni untuk memenuhi kebutuhan pascagempa bumi. Namun, Disos Kota Mataram menyarankan agar bantuan yang diberikan pemerintah pusat bisa digunakan untuk biaya anak-anak sekolah karena bertepatan dengan masuknya tahun ajaran baru. Sementara untuk jadup tahap kedua kata Baiq Hasnayati, akan segera diajukan.(azm)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply