Penurunan Harga Tiket Untungkan Wisata NTB

Kadisbudpar NTB Lalu M Paozal

Mataram (Global FM Lombok)- Jika penurunan harga tiket pesawat rute domestik bisa terealisasi dengan baik mulai tanggal 11 Juli ini, maka kebijakan itu akan menguntungkan Provinsi NTB sebagai daerah tujuan berwisata. Penurunan harga tiket direncanakan sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) untuk penerbangan berbiaya murah atau LCC.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Lalu M Faozal kepada Global FM Lombok, Kamis (11/7) mengatakan, selama ini kunjungan wisatawan domestik masih rendah lantaran kebijakan bagasi berbayar dan harga tiket yang mahal. Sehingga kebijakan penurunan harta tiket penerbangan LCC ini diprediksi akan meningkatkan angka kunjungan wisatawan secara signifikan.

“Saya baru kontak teman-teman di bandara, apakah betul nilai penurunannya sesuai dengan SE dari Menteri Perhubungan itu. Jika betul maka akan diuntungkan pada beberapa detinasi wisata kita ya yang domestik seperti Surabaya, Bali, Jogja, Jakarta, Labuan Bajo dan Makassar. Kalau itu bisa, maka akan sangat bagus,” katanya.

Faozal mengatakan, sebelum kebijakan penurunan harga tiket 50 persen dibuat oleh pemerintah pusat, penerbangan domestik ke Lombok meningkat sekitar 20 persen. Artinya sektor pariwisata NTB secara perlahan mulai bergairah. Terlebih dari laporan yang diterimanya, sektor wisata meeting dan konvensi  atau MICE di Lombok sedang mengalami peningkatan.

Seperti diketahui, maskapai LCC seperti Lion Air dan Citilink diwajibkan menerapkan tarif 50 persen lebih murah dari tarif batas atas yang telah ditentukan mulai tanggal 11 Juli.  Namun ketentuan itu hanya berlaku untuk penerbangan pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply