Gubernur NTB Minta Pacuan Kuda Jadi Agenda Bulanan

Para Joki cilik sedang beraksi dalam pembukaan pacuan kuda, di arena pacuan kuda tradisional Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Sabtu (6/7)

Bima (Suara NTB) –Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE, mengatakan event pacuan kuda dapat menarik dan memajukan sektor pariwisata. Ia berharap event itu digelar tidak setiap tahun, melainkan setiap bulan.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri pembukaan agenda pacuan kuda tradisional, di arena pacuan kuda tradisional di Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Sabtu (6/7).

Ia mengatakan lomba pacuan kuda yang digelar bertujuan untuk menarik wisatawan dan dapat memajukan sektor pariwisata. Bila perlu dilaksanakan tiap bulan dan diadakan di tiap hari Sabtu dan Minggu.

“Selain menarik dan memajukan sektor pariwisata. Dalam arena pacuan kuda seperti ini juga menjadi indikator hidupnya peternakan kita di NTB,” katanya.

Menurutnya lomba pacuan kuda akan mempertemukan kuda-kuda yang tangguh,  sehingga berhasil menyedot peserta maupun penonton. Indikator keberhasilan pacuan, kata dia, terlihat dari jumlah kuda yang terdaftar sangat banyak dengan jumlah penonton yang membeludak.

“Ke depannya kita harapkan pelaksanaan pacuan kuda jauh lebih baik sehingga bisa menjadi konsumsi para wisatawan yang ingin berlibur ke Kabupaten Bima sekaligus  meningkatkan pariwisata NTB,” katanya.

Senada dengan Gubernur, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengaku event pacuan kuda merupakan agenda wisata budaya tahunan yang digelar di Kabupaten Bima. “Event ini sebagai wahana promosi pariwisata daerah untuk dapat menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” katanya.

Selain bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, event tersebut juga mempererat tali silaturahmi antara masyarakat. Oleh karena itu, Bupati meminta masyarakat tetap melestarikan tradisi dan olahraga khas Bima tersebut.

PACUAN KUDA KAPOLDA NTB CUP 2019 RESMI DIBUKA

Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM secara resmi membuka lomba pacuan kuda tradisional Kapolda NTB Cup 2019 yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda di Desa Panda Kabupaten Bima, Sabtu (6/7) yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 dan HUT Kabupaten Bima yang ke 379 tahun.

Acara yang juga dihadiri Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri ini berlangsung meriah dengan dihadiri peserta dari berbagai penjuru daerah di NTB hingga Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tercatat sebanyak 649 peserta lomba pacuan kuda hadir memeriahkan event budaya kebanggaan masyarakat Bima ini yang akan memperebutkan hadiah hingga 480 juta rupiah.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB menyatakan terimakasih kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras untuk menyukseskan terselenggaranya ajang yang dapat mengangkat budaya dan pariwisata di Bima ini. Dalam lomba ini para peserta saya pesan agar menggunakan helm dan decker sebagai pelindung untuk keamanan dan keselamatan jokinya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan berharap banyak masukan dari masyarakat agar acara-acara seperti ini dapat terselenggara dengan maksimal sehingga dapat mengangkat budaya dan pariwisata di Bima ini,” ungkapnya.

Tak lupa juga Kapolda NTB mengucapkan selamat kepada masyarakat Bima atas hari jadinya yang ke 379 tahun. “Dirgahayu Kabupaten Bima yang ke 379 tahun. Semoga Bima lebih ramah dan masyarakat Bima lebih maju lagi,” ucapnya.

Senada dengan Kapolda, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah berharap agar masyarakat Bima bisa bahagia dengan terselenggaranya pacuan kuda dalam rangka Hari Bhayangkara ke 73 dan HUT Kabupaten Bima ke 379 tahun ini.

“Semoga seluruh yang hadir dalam kesempatan ini, terutama masyarakat Bima lebih bahagia lagi dengan pacuan kuda yang diselenggarakan ini,” harapnya. (uki)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply