Pascapanen, Harga Beras Turun, Daging Masih Tinggi

Sidak harga beras di Kota Mataram beberapa waktu lalu

Mataram (Global FM Lombok)- Setelah memasuki masa panen raya, harga beras terjadi penurunan, baik di tingkat petani maupun di pasar tradisional di NTB. Di pasar, harga beras premium dengan kualitas terbaik dijual seharga Rp 10 ribu. Sebelumnya beras dengan kualitas premium berada di kisaran harga Rp 11- 12 ribu per kg.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Kebon Roek Ampenan, Kota Mataram Mastiah mengatakan, menurunnya harga beras ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Beras yang dijual berbagai jenis dengan harga yang berbeda mulai dari Rp 8.500 – 10 ribu per kg. Para pedagang tidak bisa memprediksi apakah pada bulan puasa nanti akan terjadi kenaikan atau tidak. Karena hal tersebut tergantung dari permintaan konsumen serta panjangnya musim panen.

“Itu kan yang paling bagus 10 ribu, ada yang 9 ribu, ada yang 8.500. Ada kurang lebih dia dua bulanan dari harga 11.500 kemarin. Turun harga karena sudah panen sekarang,” kata Mastiah, Jumat (19/04)

Sementara untuk daging sapi masih berada pada angka Rp 130 ribu per kg, padahal biasanya Rp 120 ribu per kg. Sama halnya dengan daging ayam yang juga mulai merangkak naik. Saat ini harga daging ayam yaitu sebesar Rp 36 – 37 ribu per kg. Padahal rata-rata harga daging ayam di NTB yaitu Rp 35 per kg.

Mustofa, salah seorang pedagang daging ayam mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah akan terjadi kenaikan atau tidak pada bulan puasa nanti. Namun jika berpatokan dengan tahun 2018 lalu terjadi kenaikan mencapai Rp 39 – 40 ribu per kg. Kenaikan harga saat ini tidak mempengaruhi jumlah pembeli. Dalam sehari jumlah daging ayam yang laku terjual mencapai 80 – 100 kg.(azm/ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply