DBD di NTB Capai 991 Kasus, Kota Mataram Masih Tertingg

dr. Nurhandini Eka Dewi

Mataram (Global FM Lombok)- Pada bulan April ini, musim hujan masih terjadi di beberapa daerah di NTB. Perubahan cuaca ini menyebabkan kasus DBD masih banyak ditemukan di kabupaten/kota. Kota Mataram menjadi daerah dengan kasus DBD tertinggi di NTB dengan jumlah kasus mencapai 268 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi  menyebutkan, kasus DBD di kabupaten/kota terjadi tren penurunan, kecuali Kota Mataram. Secara keseluruhan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, kasus DBD hingga awal April 2019 di NTB yaitu sebanyak 991 kasus dan enam orang meninggal.

“Kalau DBD itu yang masih naik turun itu kota Mataram, kalau daerah lain itu turun. Memang ada kasus namun jumlahnya menurun. Karena kasus DBD akan selalu ada sampai akhir musim hujan. Total kasus sebanyak 991 kasus sampai awal April, yang meninggal enam orang,” kata Nurhandidi Eka Dewi.

Dirincikan, jumlah kasus DBD terbanyak kedua yaitu Kabupaten Sumbawa sebanyak 136 kasus, disusul Kabupaten Lombok Barat sebanyak 118 kasus, Kabupaten Dompu sebanyak 113 kasus, Kabupaten Lombok Utara 97 kasus, Lombok Tengah 92 kasus, dan Kota Bima 85 kasus. Sementara untuk dua daerah lainnya masih sangat rendah seperti Kabupaten Bima sebanyak 17 kasus dan Kabupaten Sumbawa Barat  18 kasus.

Diterangkan Eka, pemda masih tetap waspada terhadap peningkatan kasus DBD terutama di daerah-daerah yang terdampak bencana gempa bumi seperti Kabupaten Lombok Utara dan Dompu. Meningkatkanya kasus DBD di Lombok Utara disebabkan karena tempat tinggal masyarakat masih banyak yang menggunakan tenda, sehingga lingkungannya belum terlalu bersih.(ris/azm)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply