Pascagempa, UMKM Mulai Membaik

H.Lalu Saswadi

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Drs. H. L. Saswadi, MM menyebut keadaan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi NTB berangsur membaik, sejalan dengan proses pemulihan Lombok pascagempa. Seperti diketahui, saat ini kondisi UMKM sedang terpukul setelah Lombok dan Sumbawa diguncang gempa akhir tahun lalu. Pemerintah sedang melakukan pemulihan terhadap mereka yang terdampak langsung gempa.

Keadaan diperparah dengan kebijakan oleh maskapai yang menaikkan harga tiket pesawat dan pemberlakukan bagasi berbayar bagi bawaan dalam berat tertentu. Keadaan ini membuat sektor pariwisata NTB terpukul. Hingga saat ini masih berat bergerak. Wisatawan sepi. Pusat oleh-olehpun merasakan penurunan omzet lebih dari 50 persen. Akibatnya, produk makanan dan kerajinan tangan UMKM penjualannya juga terganggu.

“Tapi sudah mulai membaik,” jelas L. Saswadi kepada Suara NTB di Mataram, Selasa (19/2) kemarin. Yang dilakukan pemerintah dalam upaya pemulihan UMKM ini, tambah kepala dinas, diantaranya dengan diberikannya dana hibah masing-masing Rp5 juta kepada UMKM yang terdampak langsung. Total 150 UMKM yang mendapatkannya.

Dana hibah ini diberikan untuk membangkitkan kembali semangat UMKM. Membeli peralatan atau memenuhi sarana dan prasarana pendukung untuk menggeliatkan kembali usahanya. “Karena itu, jangan sampai dana stimulus ini digunakan untuk hal-hal yang konsumtif, beli TV atau bayar utang. Ini diawasi dan akan diminta pertanggungjawabannya,” kata L. Saswadi.

Lalu upaya mengangkat kembali UMKM dengan mengikutsertakan pada kegiatan-kegiatan pameran. Pada beberapa kegiatan pertemuan, produk-produk UMKM dipamerkan. Lalu yang ketiga, menurut penjelasan kepala dinas, promosi – promosi juga dilakukan secara online untuk menegaskan bahwa UMKM NTB masih tetap eksis.

Untuk penanganan UMKM, atau para pelaku usaha lokal ini, tidak saja kewenangannya di Dinas Koperasi dan UMKM NTB, tetapi sinergi dilakukan bersama dinas dan instansi terkait lainnya. Misalnya, Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan. Kepala dinas juga mengharapkan akan kondisi pariwisata NTB kembali normal agar UMKM-UMKM ini bangkit kembali.

Untuk kebijakan maskapai, L. Saswadi juga mengatakan agar dinormalkan kembali keadaan lama. Tidak memberlakukan bagasi berbayar kepada penumpang agar produk-produk UMKM terjual. Khusus untuk kebijakan maskapai, keadaannya berlaku secara nasional. Sebagai daerah pariwisata, pihaknya juga telah menyuarakan langsung kepada Menteri Koperasi dan UKM RI, Puspayoga agar di tingkat pusat juga didorong pemulihan kembali kebijakan maskapai. (bul)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply