Tuntaskan Kasus Buta Aksara, Pemprov NTB Dorong Buat Program Prestisius

Anggota DPRD NTB M Hadi Sulthon

Mataram ( Global FM Lombok)- Komisi V bidang Pendidikan DPRD Provinsi NTB mendorong agar Pemprov NTB membuat program khusus yang sifatnya prestisius untuk menuntaskan kasus buta aksara yang masih tinggi di daerah ini. Pemprov NTB harus memiliki target yang ril agar angka buta aksara bisa dientaskan dengan maksimal dalam jangka waktu yang tak terlalu lama.

Sekretaris Komisi V DPRD NTB M Hadi Sulthon kepada Global FM Lombok, Kamis (14/2) mengatakan, seharusnya angka buta aksara sudah dibawah satu digit, mengingat program semacam ini sudah pernah digalakkan di era pemerintahan TGB. Ia meminta agar semua faktor penghambat suksesnya program pengentasan buta aksara ini dihilangkan, sehingga target-target yang ingin dicapai bisa terpenuhi.

“perlu program yang ambisius untuk menyelesaikan ini ya, yang memiliki target jel;as dan cara kerja yang jelas dari instansi terkait. Kan malu juga kita kalau angka buta aksara masih tinggi. 12 persen itu masih tinggi sekali ya,” kata M Hadi Sulthon.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB hasil sensus Maret 2018, angka buta kasara di NTB hingga saat ini sebanyak 12,58 persen. Dengan rincian 2 persen buta aksara untuk penduduk usia 25-34 tahun, 12 persen untuk penduduk usia 35-44 tahun, 21 persen untuk penduduk usia 45-54 tahun, 33 persen untuk penduduk usia 55-64 tahun, dan 32 persen untuk penduduk usia 65 tahun ke atas.(ris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply