Diskop dan UMKM NTB Tegaskan KUR Mikro Tak Pakai Agunan

KUR

Mataram (Global FM Lombok)- Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB kembali menghimbau bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi NTB agar mereka menyalurkan KUR mikro untuk UMKM tanpa dibarengi dengan syarat agunan atau jaminan apapun. Penegasan ini kembali disampaikan karena masih ada informasi bahwa bank penyalur KUR mikro masih tetap meminta agunan.   

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB Lalu Saswadi kepada Global FM Lombok di Mataram, Kamis (24/1) mengatakan, KUR mikro dengan nilai pinjaman dibawah Rp 25 juta adalah hak pelaku UMKM, petani, nelayan dan industri kecil. Untuk mengoptimalkan akses dana kredit berbunga rendah ini, Dinas Koperasi sudah memiliki pendamping KUR sekitar 40 orang se NTB. Sejauh ini, dari 500 ribu UMKM di NTB, baru sekitar 82 ribu UMKM yang sudah mendapat modal usaha dari KUR mikro.

“Dari realisasi sudah saya lapor, KUR kita cukup besar. Jumlah UKM kita 500 ribu, yang sudah akses 82 ribu lebih.Walaupaun UMKM kita banyak, namun belum semuanya mau mengakses dana ini. Terlebih banyak lembaga lain yang memberikan pinjaman modal,” kata Saswadi.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Wilayah NTB, jumlah KUR yang sudah tersalurkan di tahun 2018 sebesar Rp 2,1 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 84 ribu debitur. Jika dirinci per sektor, maka sektor perdagangan besar dan eceran paling banyak mendapat kucuran KUR dengan jumlah Rp 1 triliun lebih. Disusul sektor pertanian sebesar Rp 758 miliar, sektor industri pengolahan sebesar Rp Rp 103 miliar, sektor jasa kemasyarakatan, sosial budaya dan hiburan sebesar Rp 86 miliar dan sejumlah sektor lainnya.(ris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply