NTB Kirim Warga untuk Belajar Pengelolaan Sampah ke Polandia

Salah satu potret tumpukan sampah di jalan lingkungan kota Mataram. doc

Mataram (Global FM Lombok)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan mengirim sekitar 75 orang untuk belajar pengolahan sampah ke Polandia. Karena persoalan sampah di NTB dianggap cukup serius, baik sampah dari masyarakat maupun limbah yang dihasilkan dari tambang.

Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah kepada Global FM Lombok Selasa (30/10) di Mataram. Ia mengatakan, untuk memaksimalkan penanganan sampah di NTB, pemerintah harus membuat program yang mengakomodir masyarakat yang memiliki keahlian di bidang tersebut. Saat ini, sejumlah masyarakat memiliki kelompok usaha dalam hal mengelola sampah sehingga memiliki nilai ekonomi.

Negara Polandia menawarkan kerjasama untuk mengakomodir masyarakat NTB yang akan belajar tentang pengolahan sampah di Warsaw University Of Technology. Program ini bukan pendidikan gelar, melainkan pendidikan singkat yaitu sekitar 3 hingga 4 bulan.

Pemprov NTB akan mencari sumber pembiayaan dari berbagai unsur terutama sejumlah perusahaan  yang ada di dalam daerah. Karena biaya pendidikan singkat di Polandia juga tidak terlalu mahal yaitu sekitar Rp 10 – 15 juta per orang. Untuk merealisasikan program ini, Gubernur NTB  mendorong pemerintah kabupaten kota untuk mengirim minimal dua perwakilan untuk belajar ke negera tersebut.(azm)-

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply