Kenaikan Harga Beras dan Besi Akan Picu Inflasi

beras (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok) – Harga besi mengalami peningkatan sebesar Rp 300 per kg dalam sepekan terakhir. Hal itu akibat dari tingginya permintaan bahan bangunan tersebut pada masa rekonstruksi dan rehabilitasi rumah warga yang rusak akibat gempa. Selain itu, kenaikan harga besi merupakan imbas dari pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Kota Mataram,  Isa Anshori,  Rabu (12/9). Menurutnya, saat ini adalah kali pertama besi turut andil dalam menyumbang inflasi di Mataram sebesar 0,04 poin.  Selain besi, harga beras juga mengalami peningkatan menjadi Rp 11 ribu per kg untuk kualitas medium. Kenaikan harga tersebut juga diprediksi akan menyumbang inflasi. Dia mengatakan, harga beras di provinsi Bali lebih stabil dibandingkan dengan di Kota Mataram sehingga perlu perhatian pemerintah.

“Andil untuk besi dalam hal inflasi kita itu 0,04 poin.  Biasanya tidak sampai muncul sebagai penyumbang inflasi. Besi yang terjadi lonjakan harga cukup membuat kita kaget.  Biasanya tidak terjadi.  Ini karena harga dolar dan tingginya permintaan. Karena besi ini terpengaruh. Kemudian untuk bahan makanan,  walaupun terjadi deflasi,  harga beras meningkat.  Dibandingkan Bali yang  relatif stabil.  Ini mohon jadi perhatian”,katanya.

Isa melanjutkan, di bulan Agustus,  Kota Mataram mengalami deflasi minus 0,7 persen.  Namun, kondisi  itu disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas yang diproduksi di dalam daerah, seperti cabai merah,  bawang merah,  bawang putih dan juga daging ayam ras. Namun yang menjadi persoalan adalah kenaikan harga terjadi terhadap barang yang tidak diproduksi di dalam daerah seperti besi atau bahan bangunan lain. Sementara beras, diharapkan bisa diintervensi dengan melakukan beberapa upaya seperti menggelar pasar murah. (dha)-

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply