Skip to Content

TNI Ditekankan Agar Menghindari Pembinaan Masyarakat Primordial

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Pada Hari Ulang Tahun (HUT) nya yang ke-49, TNI Korem 162/Wira Bhakti (WB) ditekankan untuk menghindari pembinaan dan pengembangan keanekaragaman masyarakat yang mengarah kepada ego primordial. Pasalnya, keanekaragaman masyarakat jika bisa dikembangkan dan diberdayakan dengan baik maka akan menimbulkan kebersamaan dan kekuatan yang kokoh guna tewujudnya persatuan dan kesatuan.

 
” Hingga saat ini masih terjadi percikan-percikan kecil yaitu pertikaian antar kampung atau antar kelompok yang jika dianggap sebagai hal yang biasa. ” kata Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Hotmangaradja Pandjaitan, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Komandan Korem 162/WB, Kolonel TNI Robby Win Kadir, pada upacara peringatan HUT Korem 162/WB yang ke-49 dilapangan upacara Korem 162/WB, kamis (25/2).
 
Hal ini dikatakannya, jika tidak segera diantisipasi secara cermat dan tepat akan dapat melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, hal ini merupakan tugas prajurit TNI untuk mencegah sedini mungkin setiap persoalan yang muncul dengan memberdayakan semua komponen sumber daya yang ada.
 
Pangdam juga menekankan kepada prajurit TNI untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap potensi konflik yang mungkin timbul diwilayah tugas masing-masing. Dengan demikian akan mudah menemukan cara penangan yang tepat jika sewaktu-waktu konflik itu benar-benar terjadi. Selain membangun kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, TNI juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin, loyalitas dan soliditas.
 
” Selain itu, TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional agar memegang teguh jati diri TNI dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan kedinasan maupun kemasyarakatan selain harus selalu untuk mengintrospeksi diri agar bisa menjalankan tugas menjadi lebih baik. ” imbuhnya. (Lan)
 

ShareThis