Skip to Content

Kuatkan Aspek Permodalan Bagi UMKM Lewat Ekonomi Ibadah

Mataram (Global FM Lombok)-
 
Aspek permodalan menjadi salah satu factor penentu kelancaran sebuah usaha yang dikembangkan oleh masyarakat. Jika modal usaha bisa diperoleh dengan mudah, maka sector Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan berkembang dengan baik. Namun jika aspek permodalan seret, besar kemungkinan usaha yang dijalankan tidak akan berkembang serta terancam pailit.

 
” Sebenarnya sumber-sumber modal usaha untuk pelaku UMKM di kota Mataram tidak akan habis. Konsep ekonomi ibadah yang akan dilaksanakan oleh pasangan Bakri-Rusni (Baru) kedepan yakni diantaranya mengoptimalkan kewajiban zakat bagi para pengusaha terutama pengusaha muslim di kota Mataram. ” kata Bakal calon (balon) Wakil Wali Kota Mataram H Ahmad Rusni, SE kepada Global FM Lombok senin (8/2).
 
Menurutnya, dikota Mataram setidaknya terdapat 403 orang kaya yang jumlah uangnya ditas satu milyar rupiah. Mereka akan diminta mengeluarkan zakat 2,5 persen. Jika dalam satu milyar jumlah zakatnya 25 juta rupiah, maka dana untuk ekonomi ibadah yang terkumpul lebih dari Rp 10 miliar pertahun. Selain dari pundi-pundi zakat, banyak sumber pendanaan yang lain yang bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.
 
Dirut PT Dasar Ilham Sakinah ini menandaskan, dengan pola seperti ini, orang kaya yang ada dikota Mataram bisa memberikan subsidi silang bagi para pengusaha kecil yang membutuhkan modal usaha. Pelaku UMKM bisa menggunakan seluruh modal usaha yang diperoleh dari ekonomi ibadah ini tanpa dikenakan bunga sedikitpun.
 
Bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL), pasangan Baru akan memberikan keleluasaan dalam hal akses modal yang dibutuhkan. Sebab ia melihat meningkatnya ekonomi kota Mataram tidak terlepas dari peran PKL yang tumbuh kian subur. Namun yang menjadi persoalan kadang-kadang, masalah lahan tempat mereka berjualan. Karena itu pemerintah kedepan harus memberikan ruang yang strategis untuk semua PKL agar usaha mereka kian berkembang.
 
Rusni yang mempunyai latar belakang ekonomi paham betul bagaimana memadukan antara rumah toka (ruko) dengan keberadaan PKL yang beroprasi dimalam hari. Menurutnya, ruko yang kosong akan diberikan kepada para PKL sebagai tempat mereka berjualan, sementara ruko yang kurang strategis akan dipindahkan ke lokasi yang lebih bagus. Sehingga nantinya tidak ada lokasi yang terkesan mubazir. Semuanya akan bermanfaat dengan baik.
 
Ia menambahkan, dana yang berasal dari ekonomi ibadah tidak hanya digelontorkan untuk para PKL atau pelaku UMKM pada umumnya, namun dana itu nantinya akan diberikan kepada semua orang tua jompo di kota Mataram.
Duet Drs H.L Bakri-H Ahmad Rusni saat ini sedang intensif melakukan sosialisasi ke masyarakat setiap hari. Paket ini akan menggunakan partai politik (parpol) untuk mendaftar ke KPU kota Mataram. Parpol yang disebut-sebut hampir pasti mendukung paket Bakri-Rusni adalah PPP dan Hanura. (ris)

ShareThis

Comments

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Image CAPTCHA
Enter the characters (without spaces) shown in the image.