Skip to Content

Berita

Lima Desa Sekitar BIL Jadi Kawasan Cepat Pembangunan

Praya (Global FM Lombok) –
 
Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Ir. H. Badrul Munir, MM, mengungkapkan, pemerintah provinsi (Pemprov) NTB menetapkan 5 desa di sekitar Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi kawasan cepat pembangunan. Kelima desa tersebut, yakni Ketare, Penujak, Kawo, Batu Jai dan Tanak Awu. Dimana, berbagai program pemerintah, baik pusat, provinsi dan kabupaten Lombok Tengah (Loteng) di berbagai bidang akan diarahkan untuk pembangunan 5 kawasan tersebut.

BK Mulai Unjuk Gigi Terkait Kedisiplinan Dewan

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Masalah kedisiplinan anggota DPRD NTB yang dinilai semakin melemah membuat Badan Kehormatan (BK) harus bertindak. Anggota dewan sekarang banyak yang disorot karena sering telat saat agenda sidang paripurna berlansung. BK berkomitmen akan menindak anggota dewan yang malas sesuai dengan perda tata beracara yang sudah disahkan Rabu (4/8).

Lima Aset Lobar Ditawari Rp 5 Miliar

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Sekda Kota Mataram HL. Makmur Said mengaku Pemkot Mataram telah mengajukan penawaran sebesar Rp 5 milyar untuk membeli lima aset milik Pemkab Lombok Barat (Lobar) yang ada di Kota Mataram. Ke lima aset tersebut adalah, tanah dan gedung Dinas Kesehatan, Dinas Dikpora, Dinas PU dan Pertambangan, serta dua rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati yang ada di jalan Langko.

Operasional MWP, Tunggu Pembentukan Tim Pengelola

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Mataram Water Park (MWP), telah diresmikan Wali Kota Mataram beberapa waktu lalu. Kendati telah diresmikan, masyarakat belum bisa memanfaatkan fasilitas yang berada di MWP seperti kolam renang. Hal ini dikarenakan Dinas Pertamanan Kota Mataram belum membentuk tim pengelola MWP.

Over Kapasitas, LP Mataram Sudah Harus Dipindah

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Mataram sudah melebihi kapasitas penampungan para tahanan serta narapidana. Melihat kondisi LP Mataram yang sudah penuh, komisi III DPR RI meminta agar pemerintah bisa memindahkan lokasi LP agar lembaga tempat membina masyarakat yang berurusan dengan hukum ini bisa lebih layak.

Makbul : Tender Pasar Karang Sukun Ditunda

Mataram (Global FM Lombok) -
 
Kepala Dinas PU Kota Mataram H. Makbul Ma’shum mengatakan, pihaknya menunda proses tender pembangunan atau renovasi pasar Karang Sukun tahap pertama senilai Rp 800 juta, yang bersumber dari APBD Kota Mataram tahun 2010. Penundaan ini bukannya karena terjadi masalah. Melainkan untuk lebih mengefisienkan waktu pelaksanaan tender.

Dikpora Kota Mataram Evaluasi RAPBS SMP dan SMA

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kota Mataram, telah mengeluarkan surat edaran kepada SMPN dan SMAN sederajat, untuk menyerahkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Nantinya, RAPBS tersebut akan dievaluasi oleh tim telah telah dibentuk Wali Kota Mataram. Sejauh ini, baru beberapa SMPN serta SMAN yang menyerahkan RAPBS. Sedangkan lainnya, seperti SMPN 6 dan SMAN 5 Mataram belum menyerahkan.

Tinggalkan Paket Wisata Conventional

Giri Menang (Global FM Lombok) –
 
Kepala Seksi (Kasi) Usaha Jasa Pariwisata Direktorat Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), Drs. Supomo, MM, meminta agar pelaku pariwisata di NTB untuk dapat meninggalkan paket wisata conventional atau monoton. Sebab, perkembangan pariwisata di dunia semakin pesat dan cepat, sehingga mempengaruhi keinginan wisatawan mencoba hal – hal yang baru dan unik.

Travel Agent di NTB Jangan Jadi Apotik

Giri Menang (Global FM Lombok) –
 
Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) DPP ASITA, Prof. Nicolaus Lumanauw, Ph.D, meminta agar Travel Agent di NTB tidak menjadi toko Apotik. Dimana, sebuah toko Apotik biasanya hanya menjual barang yang laku. Travel Agent harus jeli melihat peluang pasar dan perkembangan minat serta keinginan wisatawan yang terus mengalami perubahan. Sebagai sebuah industry, Travel Agent harus mampu membuat paket – paket wisata yang inovatif dan kreatif, sehingga wisatawan penasaran ingin membelinya.

Mahasiswa Lempari Kantor PT NNT Mataram

Mataram (Global FM Lombok) –
 
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Samawa Indonesia (AMSI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik NTB menggelar unjuk rasa di depan kantor PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) di Mataram. Dalam aksinya mereka menuntut agar management PT NNT bisa membayarkan upah kelebihan jam kerja bagi pekerjanya terhitung sejak tahun 2008 hingga mei 2010. Terlebih, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB telah mengeluarkan surat peringatan agar PT NNT segera membayar upah kelebihan jam kerja para pekerjanya.

Syndicate content