Mataram (Global FM Lombok) -
Sebuah tas ransel yang dibawa oleh Protokol Polda NTB yang ditugaskan untuk mengatur barang di Bandara Selaparang diduga hilang dibandara Selaparang senin (22/2) sore kemarin, sebelum Kapolda NTB, Brigjen Pol Arif Wachyunadi hendak terbang menuju Jakarta. Sementara, dari hasil penyelidikan petugas, tiga orang petugas Porter Bandara diamankan karena diduga sebagai penyebab hilangnya tas tersebut.
” Setelah diselidiki, diperkirakan tas tersebut terselip dibagasi Bandara. Namun, setelah ditemukan sebuah dompet warna hitam berisi uang senilai Rp 9,155 juta termasuk diantaranya mata uang asing sebanyak 92 dolar Amerika yang tersimpan didalam tas hilang diambil pelaku. ” kata Kapolres Mataram, AKBP I Nyoman Sukena Sik, ketika ditemui Global FM Lombok, di ruang kerjanya, selasa (23/2).